BATAMKOTA, KataBatam– Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Batam, kembali menerima kunjungan studi tiru Ketua TP-PKK Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, Septi Arifania Rachmansyah, bersama jajarannya, Selasa (31/11/2023).
Kunjungan ini bertujuan untuk berbagi informasi dan inovasi bagaimana Kota Batam melibatkan TP PKK Kota Batam dalam mewujudkan Kota Batam layak anak dan penanganan penurunan angka stunting (tengkes) di Kota Batam.
Rombongan diterima langsung Ketua II TP-PKK Kota Batam Hj Hariyanti Jefridin, di Ruang Rapat Hang Nadim, lantai IV, Kantor Wali Kota Batam, Batamkota. “Studi tiru kali ini merupakan kunjungan yang kesekian kalinya dari PKK kabupaten/kota yang datang ke Kota Batam,” jelasnya.
Saat itulah, Hariyanti menjelaskan bahwa permasalahan tengkes di Indonesia, dan Kota Batam khususnya, menjadi prioritas pemerintah pusat dan daerah.
Sebagai mitra pemerintah, PKK Kota Batam langsung melibatkan kader dari tingkat RT, RW, kelurahan, kecamatan dan kota melaksanakan 10 Program Pokok PKK dimulai dari keluarga.
Sebab, tengkes atau disebut juga gagal tumbuh atau kurang gizi sangat mempengaruhi masa depan generasi bangsa.
Oleh karena itu Ketua TP-PKK Kota Batam Hj Marlin Agustina, yang sekaligus Wakil Gubernur Kepulauan Riau, setiap tahunnya melaksanakan sosialisasi dan pelatihan seperti Gerakan Makan Ikan, dengan menyediakan menu-menu B2SA (beragam, bergizi, seimbang dan aman) di keluarga.
Tak hanya itu, Marlin mengerahkan para kader untuk mengajak masyarakat membawa balitanya ke posyandu dan pengecekan kesehatan ibu dan anak di puskesmas secara berkala.
“Kami menyambut kehadiran ibu-ibu dari Morowali. Semoga nantinya informasi yang diterima dapat kita jadikan bahan untuk diimplementasikan di kabupaten/kota kita masing-masing,” harap Hariyanti.
𝗔𝗽𝗿𝗲𝘀𝗶𝗮𝘀𝗶 𝗦𝗶𝗻𝗲𝗿𝗴𝗶𝘁𝗮𝘀 𝗣𝗞𝗞 𝗞𝗼𝘁𝗮 𝗕𝗮𝘁𝗮𝗺
Ketua TP PKK Kabupaten Morowali Septi Arifania Rachmansyah, mengapresiasi sinergisitas yang dilakukan TP-PKK Kota Batam dan Pemerintah Kota Batam dalam penangan angka tengkes di kota ini.
Ia juga menyampaikan, bahwa peranan yang dilakukan kader PKK dari tingkat RT dan RW dapat ditiru, di mana gerakan tersebut dimulai dari skala kecil untuk menciptakan kebiasaan yang baik di masyarakat.
Ditambah lagi, Ketua TP PKK Kota Batam Hj Marlin Agustina, turun langsung ke masyarakat dan melihat kondisi yang terjadi, sehingga kendala dapat diselesaikan dengan cepat.
“Terima kasih Ibu Hariyanti atas sambutannya. Kami sangat terbantu dengan penjelasan yang disampaikan tadi. Nantinya kami ingin program dan inovasi yang bagus dari Kota Batam dapat kami implementasikan di Kabupaten Morowali,” ujar Septi. (ski)
Baca Juga: Jefridin Sebut Penurunan Tengkes Tak Lepas dari Peran Baznas Kota Batam, Ini Buktinya!
