PEMBANGUNAN Kampung Tua Tanjungriau, Kecamatan Sekupang, sudah memasuki tahap akhir. Keindahannya pun mulai terpancar bagai resort, lengkap dengan pedestrian, jalur sepeda dan taman di atas lautnya.
Kondisi ini tampak dari unggahan Wakil Wali Kota Batam H Amsakar Achmad di akun facebooknya, usai meninjau langsung ke lokasi, Jumat (12/3/2021) siang.
Saking bangganya, suami Hj Erlita Sari Amsakar itu pun menulis:
𝘚𝘪𝘢𝘱-𝘴𝘪𝘢𝘱, 𝘴𝘦𝘣𝘦𝘯𝘵𝘢𝘳 𝘭𝘢𝘨𝘪 𝘛𝘨. 𝘙𝘪𝘢𝘶 𝘢𝘬𝘢𝘯 𝘣𝘦𝘳𝘥𝘦𝘭𝘢𝘶 𝘫𝘪𝘬𝘢 𝘱𝘦𝘮𝘣𝘢𝘯𝘨𝘶𝘯𝘢𝘯 𝘫𝘢𝘭𝘢𝘯 𝘭𝘪𝘯𝘨𝘬𝘢𝘳 𝘺𝘨 𝘥𝘪𝘶𝘴𝘶𝘭𝘬𝘢𝘯 𝘗𝘢𝘬 𝘞𝘢𝘭𝘪 (Wali Kota Batam H Muhammad Rudi) 𝘥𝘢𝘭𝘢𝘮 𝘱𝘳𝘰𝘨𝘳𝘢𝘮 𝘒𝘰𝘵𝘢 𝘛𝘢𝘯𝘱𝘢 𝘒𝘶𝘮𝘶𝘩 (𝘒𝘰𝘵𝘢𝘬𝘶) 𝘴𝘦𝘭𝘦𝘴𝘢𝘪 𝘥𝘪𝘬𝘦𝘳𝘫𝘢𝘬𝘢𝘯, 𝘴𝘢𝘢𝘵 𝘪𝘯𝘪 𝘱𝘳𝘰𝘨𝘳𝘦𝘴𝘯𝘺𝘢 𝘴𝘶𝘥𝘢𝘩 83%.
𝘴𝘦𝘮𝘰𝘨𝘢 𝘮𝘢𝘮𝘱𝘶 𝘮𝘦𝘯𝘪𝘯𝘨𝘬𝘢𝘵𝘬𝘢𝘯 𝘬𝘦𝘱𝘢𝘳𝘪𝘸𝘪𝘴𝘢𝘵𝘢𝘢𝘯 𝘴𝘦𝘬𝘢𝘭𝘪𝘨𝘶𝘴 𝘱𝘦𝘳𝘦𝘬𝘰𝘯𝘰𝘮𝘪𝘢𝘯 𝘮𝘢𝘴𝘺𝘢𝘳𝘢𝘬𝘢𝘵 𝘉𝘢𝘵𝘢𝘮, 𝘣𝘢𝘯𝘨𝘨𝘢 𝘮𝘦𝘭𝘪𝘩𝘢𝘵 𝘸𝘢𝘫𝘢𝘩 𝘛𝘨. 𝘙𝘪𝘢𝘶 𝘺𝘨 𝘮𝘶𝘭𝘢𝘪 𝘣𝘦𝘳𝘴𝘰𝘭𝘦𝘬
#𝘣𝘦𝘳𝘴𝘢𝘮𝘢𝘬𝘪𝘵𝘢𝘣𝘪𝘴𝘢
Dari foto dan video yang di-share, tampak jalur pejalan kaki dan pesepeda sudah rampung. Indah berpagar putih dengan lantai warna warni. Di sudut lain, para pekerja tampak mengecat huruf kapital raksasa bertuliskan “TANJUNGRIAU”.
Selanjutnya tinggal memberi pelengkap, seperti tanaman hias dan aneka bunga. Bagaimana tak bikin terpesona jika semua ini sudah rampung.
𝗦𝗲𝗹𝗮𝗻𝗷𝘂𝘁𝗻𝘆𝗮, 𝗧𝗮𝗻𝗷𝘂𝗻𝗴𝘂𝗺𝗮 𝗱𝗮𝗻 𝗕𝗮𝘁𝘂𝗯𝗲𝘀𝗮𝗿
Beberapa waktu lalu Wali Kota Batam H Muhammad Rudi (HMR) mengatakan, Pemko Batam terus berkomitmen untuk menjadikan kampung tua di Batam menjadi kawasan pariwisata. Kampung Tua Tanjungriau ini akan menjadi contoh kampung tua lainnya.
“Kampung tua harus bebas dari kumuh, maka itu kita harap masyarakat juga dapat menjaga lingkungan dan tidak membuang sampah sembarangan,” katanya.
Setelah Kampung Tua Tanjungriau, HMR mengaku akan fokus terhadap pengembangan kampung tua lainnya. Seperti Tanjunguma, Kecamatan Lubukbaja, dan Batubesar, Kecamatan Nongsa.
Penataan Kampung Tua Tanjungriau ini memiliki nilai kontrak Rp15,5 miliar (multiyears Loan APBN 2020-2021). Waktu pelaksanaan Oktober 2020 hingga Juni 2021.
Penataan Kampung Tua Tanjungriau tersebut dilengkapi ada pelantar lingkar, plaza, drainase lingkungan, dan jalan poros dengan arsitektur menawan.
Uniknya lagi masih dilengkapi pelantar lingkar, pedestrian, hingga gerbang. Semua berseling dengan taman asri di atas laut. Sungguh indah dan nyaman untuk berolahraga atau sekadar melepas penat.
Item pekerjaan yang dilaksanakan tidak sekaligus. Pada tahun 2020 lalu yang dikerjakan pelantar lingkar, plaza, drainase lingkungan, dan sebagian jalan poros.
Selanjutnya, tahun 2021 dilanjutkan bangun pelantar lingkar, lanjutan jalan poros, pedestrian, dan gerbang.
Kampung Tua Tanjungriau ini dibangun lewat bantuan program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) dari Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Penataan akan dilaksanakan di lahan seluas 19 hektare.
𝗟𝗮𝗴𝗮𝗰𝘆 𝗛𝗠𝗥
Penataan Kampung Tua Tanjungriau, Kecamatan Sekupang, pertama kali digagas oleh Walikota Batam H Muhammad Rudi (HMR) dalam Musrenbang di Kelurahan Tanjunguma, Kecamatan Lubukbaja, pada Senin 11 Februari 2019 lalu.
“Kita minta penataan Tanjungriau. Kampung tua kita buat jadi cantik secantik tuan putri, kita tata jadi rapi, kita jadikan tempat kunjungan wisata,” kata HMR. ***
