ENGKUPUTRI, KataBatam- Pemerintah Kota (Pemko) Batam berhasil meraih penghargaan dari Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), sebagai Kabupaten/Kota dengan Pencapaian Persentase Posyandu Aktif Terbaik.
Sekretaris Daerah Kota Batam H Jefridin, mengungkapkan, penghargaan ini diserahkan pada peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) Ke-59 Tingkat Provinsi Kepri, belum lama ini.
“Saya atas nama Wali Kota Batam H Muhammad Rudi (HMR), mengapresiasi dan berterima kasih kepada seluruh kader posyandu yang ada di Kota Batam,” ujarnya, Senin (20/11/2023).
Diungkapkannya, pencapaian Persentase Posyandu Aktif Terbaik ini berdasarkan aplikasi Microsite Trimester III, se Provinsi Kepri.
Adapun jumlah posyandu yang tersebar di 12 kecamatan Kota Batam berjumlah 367 unit, dengan jumlah kader sebanyak 3.969 orang.
“Aktif tidaknya posyandu di satu daerah tidak terlepas dari peran para kader posyandu di daerah tersebut. Terima kasih atas kolaborasi yang sudah terjalin, antara kader posyandu, puskesmas, kelurahan dan kecamatan selama ini,” ujar Jefridin.
Menurut Jefridin, Dinas Kesehatan Kota Batam, secara rutin juga kerap menyelenggarakan pembinaan melalui Kelompok Kerja Operasional (Pokjanal) posyandu dan Pokja Kecamatan.
Bahkan melakukan pembinaan ke posyandu dari kelurahan, kecamatan dan puskesmas/Dinas Kesehatan Kota Batam.
Dinas Kesehatan juga memberikan pelatihan kepada kader posyandu baik secara luring maupun daring.
“Peran posyandu di tengah masyarakat sangatlah besar. Meski identik dengan bayi dan balita, tapi kegiatan posyandu dan manfaatnya tidak hanya sebatas itu,” jelasnya.
Program posyandu juga diperuntukkan bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan pasangan usia subur. Ini menandakan posyandu jadi upaya pemerintah untuk memudahkan masyarakat dalam memperoleh pelayanan kesehatan ibu dan anak.
“Tujuan utama posyandu adalah mencegah peningkatan angka kematian ibu dan bayi saat kehamilan, persalinan, atau setelahnya melalui pemberdayaan masyarakat,” jelas Jefridin.
Sebagai apresiasi kepada kader Posyandu, Pemko Batam menurutnya juga telah memberikan apresiasi berupa insentif, sebagai bentuk perhatian Wali Kota Batam kepada kader posyandu yang sudah membantu pemerintah, memberikan layanan kesehatan yang dibutuhkan oleh masyarakat. (ski)






