14 Juli 2024

Kabar Baik dari Batam

Pesan Jefridin: Ibu-ibu… Buanglah Sampah pada Tempatnya, tapi Pilah Dulu dari Rumah ya

PEJUANG LINGKUNGAN: Sekda Jefridin, bersama Kepala DLH Kota Batam Herman Rozie, foto bersama ibu-ibu di sela menggelar Sosialisasi Pilah Sampah dari Rumah kepada masyarakat Perumahan Merlion Square, Kelurahan Tanjunguncang, Kecamatan Batuaji, Senin (20/11/2023).

TANJUNGUNCANG, KataBatam- Pemerintah Kota Batam melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batam, menggelar Sosialisasi Pilah Sampah dari Rumah kepada masyarakat Perumahan Merlion Square, Kelurahan Tanjunguncang, Kecamatan Batuaji, Senin (20/11/2023).

Menurut Sekretaris Daerah Kota Batam H Jefridin, yang membuka sosialisasi mewakili Wali Kota Batam H Muhammad Rudi (HMR), dan Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kota Batam Hj Marlin Agustina, langkah ini sebagai upaya mengurangi volume sampah, mulai dari lingkungan terkecil yaitu rumah.

“Salam dari Bapak Wali Kota Batam dan Ketua TP-PKK Kota Batam. Kenapa sosialisasi ini penting? Karena sampah tidak dapat dipisahkan dari kehidupan kita,” kata Jefridin didampingi Kepala DLH Kota Batam Herman Rozie.

Pada kesempatan itu, Jefridin memberikan pemahaman kepada ibu rumah tangga yang hadir. Ia menjelaskan berdasarkan kajian, diperkirakan rata-rata orang di Indonesia menghasilkan sampah lebih kurang sebanyak 0,7 sampai 0,9 kilogram perhari.

Jika penduduk di Kota Batam berjumlah lebih kurang 1,3 juta jiwa, maka dalam sehari masyarakat akan menghasilkan hingga 1.000 ton sampah.

“Maka dari itu kalau ini tidak disikapi dan ditangani dengan baik, juga kurangnya kepedulian dari masyarakat, maka akan membahayakan hidup, sementara TPA (tempat pembuangan akhir) kita terbatas,” jelasnya.

Menurut Jefridin, jika pemerintah bersama masyarakat dapat bergandeng tangan mengatasi permasalahan sampah, mulai dari rumah melalui pilah sampah, maka dapat mengurangi volume sampah hingga 40 persen dalam sehari.

“Menumpuknya sampah yang kita hasilkan ini masih di luar dari sampah pasar dan industri. Jadi melalui solusi pilah sampah ini, kita harapkan dapat mengurangi beban TPA hingga beberapa tahun ke depan,” papar Jefridin.

𝗛𝗮𝘀𝗶𝗹𝗸𝗮𝗻 𝗖𝘂𝗮𝗻 𝗹𝗲𝘄𝗮𝘁 𝗕𝗮𝗻𝗸 𝗦𝗮𝗺𝗽𝗮𝗵
Selain melalui pilah sampah, Pemerintah Kota Batam di bawah arahan Wali Kota Batam HMR dan Ketua TP PKK Kota Batam Hj Marlin Agustina, mengajak masyarakat Batam untuk menghasilkan pundi rupiah melalui sampah. Caranya dengan bank sampah.

“Belum lagi kebijakan bank sampah yang menghasilkan duit, jadi sampah plastik kita kumpulkan yang mana hasilnya lumayan bagi pemasukan rumah tangga,” katanya.

Kedua, kebijakan terkait penanganan sampah mulai dari rumah ini, tidak lain dalam rangka agar bagaimana Batam bisa menjadi kota baru yang bersih, indah dan bebas sampah.

“Pak Wali sudah membangun infrastruktur mulai dari kota hingga kelurahan, tapi kalau tidak ada efesiensi dan trobosan seperti hari ini semua itu tidak akan berjalan dengan baik tanpa dukungan dan kontribusi masyarakat,” tutupnya. (ski)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.