BATAM- Sejak Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) tingkat kelurahan di Kota Batam, dimulai pada Senin (17/1/2022) lalu, kesibukan Wali Kota Batam H Muhammad Rudi (HMR) meningkat. Sehari sampai malam, bisa lebih dua tempat disinggahi.
Seperti pada Kamis (20/1/2022) HMR membuka Musrenbang di tiga kelurahan. Pagi di Kelurahan Ngenang, siang Kelurahan Sambau, sama-sama Kecamatan Nongsa dan malam di Kelurahan Tiban Baru, Kecamatan Sekupang.
Musrenbang Kelurahan Sambau, digelar di Ballroom Palm Spring, tepat pukul 14.00. Tampak hadir para kepala dinas, OPD, Camat Nongsa Arfandi, lurah, RT/RW dan warga Kelurahan Sambau.
Semua antusiais dan sangat bersemangat datang mengikuti musrenbang hingga ballroom tak dapat menampungnya.
Sedangkan pada malam hari ini, saat berita ini ditulis Wali Kota Batam HMR, menghadiri musrenbang tingkat kelurahan Tiban Baru, Kecamatan Sekupang, di fasum depan masjid Jami’ Abdullah, perumahan Baitul Hasanah.
Tepat pukul 20.45, musrenbang dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKDP) Kota Batam tahun 2023 resmi dibuka oleh HMR.
Dalam musrenbang yang juga dihadiri Wakil Wali Kota Batam H Amsakar Achmad, terdapat 30 usulan Pembangunan Sarana dan Prasarana Kelurahan (PSPK) dan 10 usulan non PSPK. Total ada 40 item.
Usulan PSPK masih didominasi dengan pembangunan fisik. Seperti semenisasi jalan. Lainnya meliputi, pemasangat U-30, U-40 (parit precast). Dan satu usulan non fisik. sosialisasi stunting tingkat kelurahan.
Sedangkan usulan non-PSPK terdapat 10 item. Keseluruhan merupakan pembangunan fisik.
Seperti revitalisasi puskesmas, pembangunan batu miring, jalan beton dan posyandu, pemasangan gorong-gorong, rehab jalan.
Musrenbang tingkat kelurahan ini dijadwalkan tuntas akhir bulan Januari ini. Artinya, kesibukan HMR bertemu dengan masyarakat akan kian meningkat.
Untungnya, masyarakat sangat kooperatif dan antusias menyambut kehadiran pemimpinnya ini. Tak jarang juga HMR langsung memberi solusi di tempat.
Demikian HMR, tak pernah lelah berbuat untuk masyarakat. Inilah yang disebut pemimpin yang tak hanya pandai membangun sisi lahiriah, tapi juga batiniah. Sehingga ruh Kota Batam sangat hidup dan dirasakan warganya. (sur)






