I N S I G H T

DALAM LAGUNYA berjudul “Aku Ada”, musisi legendaris Iwan Fals, mengisahkan
tentang setiap manusia memanggul bebannya masing-masing.

“Kamu sebagai jurnalis punya persoalan sendiri. Saya sebagai musikus juga punya beban sendiri. Itulah beban saya, itulah hidup saya,” ujar pemilik nama Virgiawan Listanto, kepada wartawan yang mewawancarainya.

“Kenyataannya kita harus memanggul itu. Tidak bisa leyeh-leyeh (malas-malasan) menyatakan kita ada. Jadi kita harus bekerja keras,” lanjut suami Rosana atau Yos ini.

Untunglah beban yang dipikul setiap manusia tak sama, sehingga bisa saling menggenapi dan melengkapi. Inilah yang disebut kesempurnaan untuk sebuah kebahagiaan.

Kita mencintai seseorang bukan karena dia sempurna, tapi untuk belajar saling memahami serta melengkapi ketidaksempurnaan.

BACA JUGA:  Keep Calm, BP Batam Kebut 60 Rumah Baru untuk Warga Terdampak Rempang Eco-City

Sebab, kelemahan kita bisa jadi kelebihan orang lain, serta kelebihan kita bisa jadi juga adalah bagian dari kehebatan orang lain. ***


Foto Ilustrasi: WAKIL GUBERNUR Kepulauan Riau Hj Marlin Agustina, membetulkan posisi masker sorang anggota veteran, dalam sebuah acara HUT RI di Gedung Daerah, Kota Tanjungpinang, belum lama ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *