INSPIRASI PAGI: Fakta dan Opini

SAAT terjadi beberapa peristiwa besar, selalu saja diiringi banjir informasi. Namanya juga banjir, selain keruh, apapun dihanyutkan. Ujungnya selalu bawa penyakit.

Yang selalu melekat saat banjir informasi adalah, tercampurnya opini dan fakta. Apalagi memang ada yang sengaja mengeruhkan suasana untuk mengambil keuntungan dengan menebar hoax, bahkan disinformasi dan misinformasi.

Sebenarnya kita mampu membedakan fakta dan opini. Fakta adalah peristiwa sebenarnya, sumbernya jelas, ada buktinya, informasinya terukur dan ada data resminya. Sedangkan opini adalah persepsi, atau anggapan dari perasaan kita yang muncul usai melihat sebuah peristiwa.

Misal, gadis itu berkulit kuning langsat, ditulis: gadis itu cantik. Harga cabai rawit Rp60 ribu per kilogram, ditulis: harga cabai rawit mahal. Lelaki itu bicara dengan keras, ditulis: lelaki itu marah-marah. Plafon masjid jatuh, ditulis: masjid itu runtuh, dan seterusnya.

BACA JUGA:  Lantik Pengurus FKUB, HMR Titip Bumikan Toleransi, Bentengi Batam dari Konflik

Dengan memahami derajat informasi dari sebuah peristiwa, maka kita tak akan mudah dibodoh-bodohi oleh framing hoax para pembenci, agar kita ikut-ikutan membenci orang yang mereka benci.

Dengan memahami derajat informasi, kita bisa memilih setuju atau tidak dengan persepsi yang disampaikan orang lain. Karena apa yang pas bagi orang lain, belum tentu untuk kita.

Bagaimana menurut Anda?(ski)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *