KENAPA artikel atau video bisa viral? Tim peneliti dari Universitas Pennsylvania, Amerika Serikat, menemukan bukti bahwa orang tertarik untuk membaca atau berbagi konten karena terkait dengan pengalamannya sendiri dan ikatan sosial dengan kelompoknya.
Namun, jauh sebelum teori ini ditemukan, dan internet mewabah, Dahlan Iskan, semasa menjadi bos Jawa Pos Grup pernah menjelaskan hal ini di rukun ketiga dalam “Rukun Iman Berita” yang ia ciptakan.
Rukun pertama, tokoh (semua peristiwa menyangkut tokoh). Rukun kedua, besar (semua peristiwa besar).
Ketiga, dekat (semua peristiwa yang terjadi di dekat kita, meskipun kecil layak berita dibanding peristiwa serupa yang lebih besar tetapi di tempat yang jauh).
Keempat, yang pertama (semua peristiwa yang baru pertama terjadi). Kelima, human interest (semua peristiwa yang menyentuh perasaan kemanusiaan. Keenam, bermisi (Setiap berita harus memiliki misi atau tujuan).
Menurut Dahlan, semua wartawan saat meliput peristiwa harus menemukan sebanyak mungkin rukun iman berita itu. Semakin banyak rukunnya, semakin layak beritanya. Demikian pula sebaliknya.
Rukun Iman Berita Dahlan Iskan ini tetap relevan hingga saat ini. Sebab, meski media berkembang, tapi bahan ramuannya tetap, yakni jurnalistik.
Jadi jika ingin membuat konten di segala platform media sosial, gunakan atau pegang teguh prinsip ini.
Bagaimana menurut Anda? (ski)






