INSPIRASI JUMAT: Halau Panah Fitnah

Foto: Wali Kota Batam H Muhammad Rudi (HMR), bersama Bupati Karimun H Aunur Rafiq, berdoa di sebuah masjid, saat berkunjung ke Kabupaten Lingga, baru-baru ini. Kedua pemimpin ini selalu tabah meski banyak panah-panah fitnah mengarah kepadanya.

ORANG yang terserang penyakit dengki hatinya tidak akan rela jika melihat orang lain sukses atau menang. Sehingga menghalalkan segala cara untuk menang dengan merusak karakter rival-nya.

Untuk itu, Allah SWT mengajarkan doa agar jangan sampai kerakter kita dirusak oleh orang-orang yang hatinya dipenuhi rasa kedengkian (hasud). Firman Allah SWT:

“Dan (Aku berlindung) dari kejahatan  orang yang dengki (hasud) apabila ia dengki.” [QS  Al-Falaq (113): 5]

Pribadi Muslim seharusnya mampu bersaing secara profesional dan mengedepankan kejujuran. Beragam bentuk pembunuhan karakter, mulai sekadar menghina di depan umum, memfitnah hingga berbagai bentuk lain, tak boleh dilakukan.

Dalam Alquran surah Al-Hujurat: 12, Allah SWT melarang kita membunuh karakter sesama saudara dengan saling menggunjing (ghibah). Firman Allah SWT:

“Dan janganlah sebagian kamu  menggunjing sebagian yang lain. Sukakah salah seorang di antara kamu memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka, tentulah kamu merasa jijik kepadanya.” [QS Al Hujurat (49) : 12].

Mengadu domba dan menfitnah adalah perbuatan yang biasa dilakukan untuk membunuh karakter seseorang, padahal jelas sekali bahwa Islam melarang perbuatan semacam ini.

Saking terlarangnya, sehingga menggunjing (ghibah) dalam ayat ini digambarkan dengan memakan daging bangkai dan daging itu adalah daging saudara sendiri. Sungguh menjijikkan.

Bagaimana menurut Anda? (ski)
______
> Disarikan artikel Republika

BACA JUGA:  HMR Bikin Trobosan Baru Lagi: Inilah Wind of Change bagi Industri Pariwisata Kota Batam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *