SAATNYA MAJU: Wali Kota Batam/Kepala BP Batam H Muhammad Rudi (HMR), langsung turun meninjau jalan layang Seiladi, Baloiindah, Lubukbaja, Minggu (24/11/2024).
SELAIN Nelson Mandela, di era yang sama, Afrika Selatan juga punya seorang perempuan pejuang Anti-apartheid nan hebat hingga digelar “Mama Afrika”. Dialah, Miriam Makeba.
Dengan keterampilannya bermusik, peraih Grammy Award ini, terus menyuarakan pendiriannya melawan Apartheid dan pemerintahan minoritas kulit putih di Afrika Selatan.
Akibatnya dia menderita, dan hidup berpindah-pindah dari benua satu ke benua lain. Hingga akhirnya, rezim Apartheid runtuh dan Nelson Mandela menjabat sebagai Presiden Afrika Selatan sejak 1994 sampai 1999.
Sementara Makeba terus berkarya memopulerkan musik dan budaya Afrika kepada khalayak global, hingga akhirnya meninggal pada tahun 2008 akibat serangan jantung, jelang konser di Italia di usia ke-70.
“Ada tiga hal yang saya miliki sejak lahir di dunia ini, dan ada tiga hal yang akan saya miliki sampai hari kematian saya, yaitu harapan, tekad, dan lagu,” ujar Makeba.
Semangat Mekeba kemudian digambarkan dalam lirik lagu berjudul yang sama yang dirilis oleh Jain (Jeanne Louise Galice), musisi asal Prancis, pada 2015, dan baru populer beberapa waktu belakangan di Tiktok.
Lagu ini sendiri memiliki makna mengajak orang menemukan kekuatan dalam dirinya sendiri. Tak hanya itu, lagu ini juga memberi dorongan pendengarnya untuk memperjuangkan apa yang dipercayai. Supaya maju, bebas dari stagnansi.
Bagaimana menurut Anda? (ski)






