INSPIRASI PAGI: Mendekap Dualistik

“JAGA teman-temanmu tetap dekat, tapi musuh-musuhmu lebih dekat lagi.” Ini adalah kutipan paling terkenal dari Don Corleone, tokoh mafia di film “The Godfather”.

Filsuf politik Italia, Niccolò Machiavelli, juga pernah melontarkan kalimat yang sebenarnya ditulis oleh Sun Tzu (551 SM – 479 SM), panglima militer China, jenderal jenius, juga filsuf yang dikenal lewat buku strategi militernya, “The Art of War”.

Frasa ini menggambarkan strategi dalam menghadapi musuh. Kita tidak hanya dianjurkan untuk menjaga kesetiaan para pendukung, juga harus lebih melihat musuh dari dekat, agar lebih mudah diantisipasi.

Mungkin karena pertimbangan inilah Toyotomi Hideyoshi dan Tokugawa Ieyasu, memilih bekerja sama dalam membangun Jepang?

Juga “Sang Naga Tidur” Zhuge Liang, sengaja melepas musuh yang dikalahkannya hingga berbalik menjadi pendukung setianya?

Atau Presiden Abraham Lincoln, mengajak Seward, rival politik yang pernah menghinanya, menjadi Menteri Luar Negeri?

Entahlah…

Yang jelas, di dunia berlaku hukum dualistik yang harus kita dekap agar terus berkembang. Seperti pribadi mendekap id, ego dan superego, atau harapan bikin semangat, tapi juga membuat kecewa dan hancur.

Begitu juga musuh: Sejatinya adalah ancaman, tapi juga memberi kekuatan untuk mengubah situasi. Tanpa musuh, kita tidak akan jadi pemenang.

Bagaimana menurut Anda? (ski)

BACA JUGA:  Ayo Vote Jennefer! Saatnya Anak Batam Juara the Voice Kids Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *