DALAM mushaf Alquran cetakan lama, mata kita akan menemukan lafal “Walyatalattaf” dicetak tebal dan diberi warna merah. Letaknya di Surat Al Kahfi ayat 19. Apa maksudnya?
Kadar M. Yusuf dalam buku “Studi Alquran” menjelaskan, alasan dasar mengapa lafal “walyatalattaf” diberi warna merah, yaitu untuk membedakannya dengan lafal lainnya.
Karena kalimat yang artinya “hendaklah bersikap lemah lembut”, ini merupakan lafal nifsu atau pertengahan Alquran.
Abah Salma Alif Sampayya, dalam buku “Keseimbangan Matematika dalam Alquran” menjelaskan, pendapat tersebut berdasarkan hitungan Al Hajjaj bin Yusuf At Thaqafi. Ia merupakan seorang Gubernur Irak pada zaman Khalifah Umayyah.
Al Hajja menemukan bahwa jumlah seluruh huruf Alquran adalah 340.740. Sehingga titik tengahnya jatuh pada huruf “ta” dalam lafal “Walyatalattaf” di Surat Al Kahfi ayat 19 ini.
Lemah lembut mengandung arti ramah, baik hati, pengertian, tenggang rasa, tidak pemarah atau tidak emosian. Dalam sebuah hadist dijelaskan bahwa Allah SWT akan memberikan sesuatu khusus hanya untuk pemilik sikap lemah lembut.
“Aisyah istri Nabi Muhammad SAW menyampaikan bahwa Rasulullah SAW telah bersabda, “Hai ‘Aisyah, sesungguhnya Allah itu Maha Lembut. Dia mencintai sikap lemah lembut. Allah akan memberikan pada sikap lemah lembut sesuatu yang tidak Dia berikan pada sikap yang keras, dan juga akan memberikan apa-apa yang tidak diberikan pada sikap lainnya.” (HR Muslim)
Bagaimana menurut Anda? (ski)
_____
Referensi:
> Buku: Studi Alquran, oleh Kadar M Yusuf
> Buku: Keseimbangan Matematika dalam Alquran, oleh Abah Salma Alif Sampayya
> Detik
> Republika
INSPIRASI JUMAT: Lemah Lembut






