News  

Amsakar Ajak Tanam Komoditas Strategis di Pekarangan untuk Kuatkan Ketahanan Pangan

BATAMKOTA, KataBatam- Wali Kota Batam H Amsakar Achmad, mengajak masyarakat bahu-membahu untuk kuatkan ketahanan pangan melalui pemanfaatan pekarangan rumah sebagai solusi keterbatasan lahan pertanian.

Hal ini disampaikan dalam Pelatihan dan Sosialisasi Pekarangan Pangan Lestari (P2L) dan Kelompok Wanita Tani (KWT) se-Kecamatan Batamkota, di Pendopo Cenderawasih Merak, Perumahan KDA, Batamkota, Selasa (6/5/2025).

Dalam pelatihan ini, sebanyak 16 KWT dari Kecamatan Batamkota ikut serta, yang merupakan bagian dari 2.400 anggota KWT se-Kota Batam. Mereka dilatih untuk memanfaatkan lahan terbatas secara optimal melalui program P2L.

Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi 15 program prioritas Wali Kota Batam – Wakil Wali Kota Batam H Amsakar Achmad – Li Claudia Chandra. Salah satunya pengelolaan pasokan dan stok kebutuhan pokok.

Amsakar mengatakan, kondisi geografis Batam yang tidak memiliki lahan pertanian produktif menjadi tantangan tersendiri dalam penyediaan komoditas pangan, khususnya hortikultura seperti cabai.

“Di Batam tidak tersedia lahan pertanian yang luas, kecuali di Pulau Canon dan Subangmas, itu pun dengan keterbatasan. Maka, kita dorong pemanfaatan pekarangan rumah untuk menanam, terutama komoditas strategis seperti cabai,” jelasnya.

Ia menyebut, salah satu faktor yang memicu inflasi di Batam adalah fluktuasi harga cabai. Oleh karena itu, partisipasi masyarakat dalam menanam komoditas tersebut akan membantu menekan laju inflasi.

“Untuk itu, ketahanan pangan ini menjadi bagian dari 15 program prioritas kami (Amsakar-Li Claudia),” tambahnya.

𝟭𝟱 𝗣𝗿𝗼𝗴𝗿𝗮𝗺 𝗣𝗿𝗶𝗼𝗿𝗶𝘁𝗮𝘀
Adapun 15 program prioritas tersebut, yakni Optimalisasi pengembangan dan pelayanan air bersih, Optimalisasi penanganan banjir, Pengobatan gratis masyarakat ber-KTP Batam dan BPJS ketenagakerjaan bagi pekerja rentan.

Selanjutnya, Pinjaman modal tanpa bunga maksimal Rp 20 juta untuk UMKM, Seragam sekolah gratis bagi siswa baru SD dan SMP, Bantuan lansia, Peningkatan kualitas pelatihan tenaga kerja dan industri kreatif.

Selain itu, Beasiswa perguruan tinggi masyarakat hinterland dan siswa berprestasi tidak mampu, Penataan sistem transportasi publik terintegrasi (pengembangan BRT dan pembangunan LRT), Percepatan pembangunan jalan lingkar.

Kemudian, penyediaan pusat seni budaya panguyuban se-Kota Batam, Pengelolaan pasokan dan stok kebutuhan pokok, Pengelolaan sampah berbasis teknologi ramah lingkungan, Pembangunan sekolah baru dan ruang kelas baru, terakhir,  Peningkatan investasi dan destinasi MICE.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Batam, Mardanis, mengatakan bahwa kegiatan ini sangat strategis dalam mendukung visi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batam dalam menciptakan ketersediaan pangan yang aman, berkualitas, dan terjangkau.

“Melalui pelatihan ini, kami berharap pengelolaan pasokan dan stok pangan di Batam semakin baik dan masyarakat bisa merasakan dampaknya secara langsung,” ujarnya. (ski)

Credits: Fadhil/Rumawi

BACA JUGA:  Marlin Lantik Keluarga Besar Kampar Kepri: Saling Dukung dan Peduli, Bersatu dan Kuat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *