News  

INSPIRASI PAGI: What-About-Ism!

ISTILAH “whataboutism” belakangan menjadi diskursus menarik seiring adanya fenomena sosial yang terjadi. Istilah ini ramai diperbincangkan setelah adanya isu-isu yang menimbulkan pro dan kontra di masyarakat.

Lantas, apa itu whataboutism? Ini merupakan teknik propaganda yang pernah digunakan oleh Uni Soviet saat berinteraksi dengan dunia Barat. Sejumlah leksikografer (ilmu bahasa mempelajari tentang teknik penyusunan kamus) menyatakan whataboutism muncul sejak 1990.

Istilah ini merujuk pada sesuatu hal yang bertujuan mengaburkan suatu fakta, namun tidak relevan. Atau mengangkat isu yang sama sekali berbeda. Bahkan Wikipedia Indonesia, menyebut whataboutism kesesatan berpikir, di mana satu pihak membelokkan kritik/tudingan dari pihak lain dengan mengangkat isu lainnya yang dianggap setara.

Contoh, baru-baru ini kami memberitakan perhatian besar Pemko Batam, di bawah kepemimpinan Wali Kota-Wakil Wali Kota H Amsakar Achmad-Li Claudia Chandra, yang akan menambah jumlah penerima insentif bulanan untuk lansia. Jika sebelumnya 1.970 orang, menjadi 3.970 atau bertambah 2.000 lagi.

Bantuan ini tentu disikapi syukur oleh para lansia dan keluarganya. Mengingat, di antara penerima insentif Pemko Batam, lansia adalah yang paling rentan, karena faktor usia yang tak produktif lagi. Namun tidak bagi “si whataboutism”. Dengan enteng mereka malah protes,  “Bagaimana dengan sampah? Masih banyak menumpuk di jalan!”

Kritik adalah bagian dari demokrasi. Namun, adanya whataboutism di ruang publik cenderung berbahaya, sebab merusak nama baik, mengaburkan isu utama, menghambat penyelesaian masalah, hingga menyebarkan misinformasi. Bahkan dalam konteks penambahan pemberian insentif untuk lansia Kota Batam di atas, seolah perbuatan baik Amsakar-Li Claudia kepada rakyat, tidak berarti bahkan disalahkan! Ampun dah…

Bagaimana menurut Anda? (ski)

BACA JUGA:  Jelang Umrah, Wagub Marlin Sibukkan Diri Berbagi dengan Anak-anak Panti Asuhan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *