ENGKUPUTRI, KataBatam- Wali Kota Batam H Muhammad Rudi (HMR) menerima kunjungan rombongan Pemerintah Kabupaten Jembrana, Provinsi Bali, di Lantai 4 Kantor Wali Kota Batam, Batamcentre, Senin (29/5/2023).
“Kami melihat Batam sudah sangat sukses (kembangkan daerah),” ucap Bupati Jembrana I Nengah Tamba, yang langsung memimpin rombongan.
Selanjutnya ia sampaikan kedatangannya bersama jajaran, tak lain untuk belajar dari Batam, sehingga dapat diterapkan di Jembrana. “Kami berterima kasih karena telah diterima dengan baik,” ucapnya.
Menyambut hal ini, HMR yang juga Kepala Badan Pengusahaan Batam tersebut, tak pelit memaparkan perihal masifnya pembangunan Kota Batam. Mulai infrastruktur jalan, pengembangan Bandar Udara Internasional Hang Nadim, hingga Pelabuhan Batuampar.
“Tak lain ini dilakukan guna mendukung gerak ekonomi. Sebab bicara kesejahteraan rakyat, tentunya bicara pembangunan kota,” imbuhnya.
Dengan pembangunan kota, lanjut HMR, tentu saja akan menstimulus ekonomi. Sederhananya, kota yang maju akan ramai dikunjungi wisatawan dan menarik minat penanam modal.
“Kita bisa lihat negara-negara maju, infrastruktur sangat penting. Makanya di era saya, kami kembangkan daerah ini dimulai dari infrastruktur. Ini yang kami buka hari ini,” ujarnya.
Tak hanya aksesibilitas utama, di tingkat kelurahan juga tak luput dari pengembangan. Ini dikembangkan melalui program inovatif, Pembangunan Sarana Prasarana Kelurahan (PSPK), yang nilainya naik saban tahun dan kini mencapai Rp3 miliar lebih perkelurahan.
“Jadi akses seluruh kecamatan saya buka. Sudah terkoneksi semua. Kalau sudah demikian ekonomi akan tumbuh,” sebutnya.
Selain saat ini, pembangunan Batam juga terus berjalan saat pandemi Covid-19 merebak beberapa waktu lalu. Sebagai daerah yang mengandalkan jasa dan berbatasan langsung dengan negara lain, tentu saja Batam sangat merasakan dampaknya.
Ia berkisah perihal kebijakannya yang tidak ingin menutup industri saat pandemi. Sebagai gantinya, penerapan protokol kesehatan harus diperketat. “Kalau saat itu ditutup, karyawan akan banyak yang menganggur,” imbuhnya.
Hasilnya, sepanjang tahun 2022, ekonomi Batam tumbuh meroket dengan persentase 6,84 persen.
Angka ini naik 2,09 persen dibandingkan laju pertumbuhan ekonomi tahun 2021 lalu yang hanya mencatatkan persentase sebesar 4,75 persen.
HMR mengaku bersyukur, keputusannya tersebut membuahkan hasil. Dibantu Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkompinda), TNI/Polri dan kompaknya masyarakat, industri dan penanganan Covid-19, kemudian dijalankan secara bersama.
“Alhamdulilah penanganan Covid-19 di Batam adalah yang terbaik,” jelas suami Wakil Gubernur Kepulauan Riau Hj Marlin Agustina tersebut.(ski)






