HANGAT, AKRAB: Sekretaris Daerah Kota Batam H Jefridin, diiring Ustaz Suyono dan Ustaz Cahyadi, menghadiri acara halal bihalal PMB Kecamatan Sekupang, di Masjid Al-Mubarak, Masyeba Permai Tahap I, Tiban, Kecamatan Sekupang, Rabu (8/5/2024).
TIBAN, KataBatam- Sekretaris Daerah Kota Batam H Jefridin, menghadiri acara halal bihalal Persatuan Mubaligh Batam (PMB) Kecamatan Sekupang, di Masjid Al-Mubarak, Masyeba Permai Tahap I, Tiban, Kecamatan Sekupang, Rabu (8/5/2024).
Acara yang dihadiri Ketua PMB Kota Batam Suyono tersebut, dibuka dengan selawat bersama jamaah Masjid Al-Mubarak, diikuti ceramah dari Ustaz Cahyadi, dai nasional dan finalis Akademi Sahur Indonesia (Aksi) Indosiar.
Dalam kesempatan itu, atas nama Wali Kota Batam H Muhammad Rudi (HMR), dan Pemerintah Kota Batam, Jefridin menyampaikan ucapan minal aidin wal faidzin.
“Semoga segala amal dan ibadah kepada sang khalik sebulan kemarin diterima Allah SWT,” ucapnya.
Ia menekankan pentingnya hubungan manusia dengan Allah (hablum minallah) dan sesama manusia (hablum minannas). Dan salah satu wadah menjaga hubungan sesama manusia adalah halal bihalal.
Jefridin juga meminta maaf atas kebijakan Pemko Batam yang mungkin kurang berkenan di hati masyarakat, seperti pembangunan infrastruktur yang mengakibatkan ketidaknyamanan sementara.
“Karena kita sedang melebarkan jalan dan membangun fly over di mana ada ketidaknyamanan. Tapi ini tidak lain untuk memperlancar akses masyarakat. Maka mohon maaf jika dalam pengerjaan ada hambatan,” jelasnya.
Selain fokus pada pembangunan infrastruktur, Pemerintah Kota Batam juga berkomitmen untuk menyejahterakan sumber daya manusia dengan memberikan insentif kepada ulama, guru TPQ, dan imam masjid.
“Insentif tersebut bertujuan untuk memberikan motivasi kepada penyiar agama Islam dalam melaksanakan tugasnya serta memberikan ilmu dan ceramah kepada masyarakat,” katanya.
Ketua PMB Kecamatan Sekupang menegaskan, komitmen untuk menjaga kedamaian dan toleransi antar umat beragama di Kota Batam.
Menurutnya, halal bihalal merupakan wujud silaturahmi dan diskusi untuk mendengarkan keluhan serta mencari solusi terkait masalah-masalah seputar ceramah dan penyampaian ilmu agama.
“Acara ini diharapkan dapat mempererat tali persaudaraan dan kerukunan antar umat beragama di Kecamatan Sekupang,” tambahnya. (ski)






