“𝑲𝒖𝒓𝒂𝒏𝒈 𝒍𝒆𝒏𝒈𝒌𝒂𝒑 𝒓𝒂𝒔𝒂𝒏𝒚𝒂 𝑩𝒂𝒕𝒂𝒎 𝒅𝒊𝒔𝒆𝒃𝒖𝒕 𝒌𝒐𝒕𝒂 𝒎𝒐𝒅𝒆𝒓𝒆𝒏 𝒌𝒂𝒍𝒂𝒖 𝒕𝒓𝒂𝒏𝒔𝒑𝒐𝒓𝒕𝒂𝒔𝒊 𝒎𝒂𝒔𝒔𝒂𝒍𝒏𝒚𝒂 𝒎𝒂𝒔𝒊𝒉 𝒃𝒊𝒂𝒔𝒂-𝒃𝒊𝒂𝒔𝒂 𝒔𝒂𝒋𝒂…”
NAGOYA, KataBatam- Wali Kota Batam Kepala Badan Pengusahaan Batam H Muhammad Rudi (HMR), kembali membocorkan rencana membangun transportasi massal canggih yakni kereta api ringan atau light rail transit (LRT) Batam.
Hal ini dia sampaikan saat menghadiri peluncuran wajah baru ruang layanan (house warming) Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Batam di Graha Nagoya Mas, Lubukbaja, Kamis (26/1/2023) pagi.
“Saya akan mulai duluan soal ini (LRT). Kita rencanakan di Batamcenter stasiun utama. Mudah-mudahan sebelum berakhir masa jabatan saya, bisa diselesaikan satu penggal dulu yakni dari Batamcenter langsung masuk ke Bandara (Bandar Udara Internasional Hang Nadim),” papar HMR disambut tepukan meriah.
Bahkan untuk proyek ini, lanjutnya, sudah ada beberapa pihak menyatakan minatnya. “Kurang lengkap rasanya Batam disebut kota moderen kalau transportasi massalnya masih biasa-biasa saja,” tegasnya.
Pada kesempatan sebelumnya, HMR mengungkap bahwa Malaysia dan Singapura, berencana akan melakukan ekspansi kerja sama di Indonesia dengan menyasar Kota Batam, di bidang transportasi publik, tepatnya LRT.
Untuk terus mendorong Batam menjadi Kota Baru yang Moderen tersebut, HMR mengajak seluruh komponen termasuk karyawan BPJS Ketenagakerjaan Batam, bekerja lebih cepat, menambah waktu bekerja, menjaga kekompakan dan saling mengisi.
Kesempatan itu juga dimanfaatkan oleh HMR untuk mengekspos pengerjaan pembangunan jalan terutama ruas dari Pelabuhan Batuampar menuju Bandara Hang Nadim hingga Nongsa.
Ruas tersebut akan dibangun lima lajur di setiap jalur kiri dan kanan. Bahkan dari perempatan Laluan Madani ke Bandara akan menjadi tujuh lajur kiri dan tujuh lajur kanan.
Seperti diketahui, HMR mengungkap pembangunan LRT Batam ini saat menghadiri perayaan malam Tahun Baru Imlek 2574, bersama Wakil Gubernur Kepulauan Riau Hj Marlin Agustina, di Nagoya Citywalk, Lubukbaja, Kota Batam, Sabtu (21/1/2023) malam.
HMR menyebut, investor dari Singapura dan Malaysia, tersebut belum lama ini ia terima langsung.
“Mudah-mudahan dalam beberapa bulan ke depan akan kita mulai kerjasamanya. Kita harap tahun 2024 sudah mulai kita bangun,” harapnya.(ski)






