IN2PIRASI PAGI: Talk Less Do More

DALAM kehidupan yang penuh dengan percakapan, janji, dan rencana, seringkali kita melihat banyak orang hanya pandai berbicara merangkai kata, tanpa tindakan nyata yang mengikutinya.

Dalam dunia kerja, tipe karyawan semacam ini dikenal dengan sebutan “loud laborer” atau “pekerja yang berisik”. Banyak cakap, kerja tak cakap, atau cakap tak serupa bikin.

Kalau bahasa plesetannya, disebut “NATO” (no action talk only), artinya hanya berani bicara tapi tidak berani mewujudkan idenya.

Mungkin karena terlalu sering berjumpa orang semacam ini, sehingga muncul stereotipe di masyarakat, bahwa orang yang suka omon-omon itu biasanya kerjanya tak becus.

Sehingga, pepatah “talk less, do more” atau “lebih banyak bertindak, lebih sedikit berbicara” menjadi lebih disukai.

Kurangi retorika atau omong kosong, perbanyak tindakan, ambil inisiatif, dan berusaha lebih keras daripada hanya berbicara tentang apa yang akan dilakukan.

Pepatah ini juga menekankan nilai kerja keras, integritas, dan akuntabilitas, serta mengingatkan kita untuk fokus pada tindakan dan hasil yang dihasilkan daripada sekadar kata-kata kosong.

Bagaimana menurut Anda? (ski)
______
BUKAN OMON-OMON: Rudi- Rafiq sudah membuktikan dengan memimpin Kota Batam dan Kabupaten Karimun, menjadi kota dan kabupaten yang lebih maju saat ini di Kepri, dan bukan sebuah omon- omon belaka.

BACA JUGA:  I N S I G H T

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *