“JIKA ENGKAU masih takut dan berharap kepada manusia maka dia (manusia tersebut) akan menjadi tuhanmu.”
Demikian disampaikan Syaikh Abdul Qadir Jaelani, cendekiawan terkemuka dunia dan ulama yang disegani di kalangan umat Islam.
Tokoh yang dikenal sangat berpegang teguh pada Alquran dan Sunnah Nabi ini, memang banyak memberi pembelajaran melalui ilmu dan keistiqomahannya.
“Jika engkau masih menghadapkan hatimu kepada dunia, maka engkau adalah budak dunia dan dunia menjadi tuhanmu,” lanjut pemilik nama lengkap Abdul Qadir ibn Abi Shalih Abdullah Janki Dusat al-Jaelani, yang lahir pada tahun 371 Hijriah tersebut.
Lebih lanjut, ulama fiqh yang sangat dihormati dan kerap dianggap wali di kalangan sufisme tersebut menerangkan, baik manusia dan dunia yang kita cintai itu tidaklah abadi.
“Tidak ada cinta yang abadi kecuali cinta hamba kepada Allah. (Dan) Seorang pecinta tidak akan meninggalkan kekasihnya baik saat suka maupun menderita,” terangnya.
Mari kita tata lagi hati dan sikap kita. Ke manakah ia kita hadapkan selama ini. Apakah kepada manusia dan dunia, atau hanyalah kepada Allah azza wajalla. Karena hakikatnya Dialah Yang Mahaperkasa, Maha Besar, Maha Mulia, dan Maha Agung.
Bagaimana menurut Anda? (ski)
______
> Beragam sumber
INSPIRASI JUMAT: Menghadapkan Cinta






