INSPIRASI PAGI: Jadi Lelaki Tangguh

BUKU “Loving the Wounded Soul”, pernah mengulas tentang banyaknya kasus kaum lelaki yang bunuh diri dibanding perempuan. Di antara penyebabnya, lelaki tidak sebebas perempuan dalam mengekspresikan perasaannya. Why?

“Engga gampang jadi laki-laki yg sdg tertimpa masalah berat. Cerita ke laki-laki lain, diketawain. Cerita ke orang tua, dibilang ‘hadapi dong, kan kamu laki-laki.’

Cerita ke wanita, membuat merasa dirinya lemah. banyak yg terus dipendam sendiri, sampai akhirnya muncul statistic ini,” cuit dr Gie Pratama di akun Twitter-nya.

Ia merujuk sebuah statistik di mana angka suicide by gender menunjukkan lelaki 76%, dan perempuan 24%. Artinya ada 3,3 lelaki yang bunuh diri dari setiap satu kasus perempuan yang bunuh diri.

BACA JUGA:  INSPIRASI PAGI: #BatamRumahKita

Solusinya bagaimana? Kembali ke buku “Loving the Wounded Soul”, untuk kaum lelaki, jangan dibiasakan memendam emosi dan enggan mengakui depresi yang dialami.

Jangan enggan meminta pertolongan seperti sekadar bercerita ke teman dekat, atau berkunjung ke profesional (psikolog dan psikiater), agar depresi tidak semakin memburuk dan tak tertolong lagi.

Bagaimana menurut Anda? (ski)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *