INSPIRASI PAGI: #BatamRumahKita

WALI KOTA Batam H Amsakar Achmad, menyerukan hashtag atau tagar #BatamRumahKita di media sosial, untuk mendorong semua masyarakat mengambil peran untuk menjaga keberagaman agar Batam semakin kondusif.

Batam memang rumah bagi kita, masyarakatnya. Kahlil Gibran, dalam karyanya, seringkali menggambarkan rumah sebagai tempat penting dan bermakna. Bagai jiwa, tempat tinggal batin, bahkan masa depan. 

“Rumah Anda adalah tubuh Anda yang lebih besar. Tumbuh di bawah sinar matahari dan tidur dalam keheningan malam; dan tidak pernah tanpa mimpi,” tulisnya dalam puisi Sang Nabi.

Dalam rumah, setiap individu punya peran berbeda. Ada ayah, ibu, juga anak. Semua saling melengkapi dan berkolaborasi. Jalan boleh berbeda, tujuan tetaplah sama: menggapai kejayaan.

Kebahagiaan, serta penderitaan silih berganti akan datang. Namun justru dari itu semua akan muncul jiwa-jiwa yang terkuat. Bukankah karakter-karakter yang paling besar, selalu dipenuhi bekas luka?

Rumah tentu ada ruang-ruang. Namun sejatinya bukan untuk memisahkan, melainkan melengkapi kenyamanan aktivitas penghuninya. Seperti kamar tidur untuk beristirahat, dapur untuk memasak, dan kamar mandi untuk membersihkan diri.

Batam rumah kita! Di sinilah tempat kita lahir, mencari nafkah, hingga bersujud. Maka sudah selayaknya jika kita, penghuninya, harus menjaganya bersama sama. Jangan abai, apalagi membiarkan orang lain merusaknya.

“Lebih baik di sini, Rumah kita sendiri…
Segala nikmat dan anugerah Yang Kuasa.
Semuanya ada di sini: Rumah kita…” tulis Ian Antono, di lagu “Rumah Kita” milik God Bless, yang sangat populer di Indonesia sejak dirilis tahun 1988 hingga saat ini.

Bagaimana menurut Anda? (ski)

BACA JUGA:  Wow, Penarikan Uang Meningkat Selama Ramadan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *