INSPIRASI PAGI: Prabowo & Bukunya

PRESIDEN Prabowo Subianto, terkenal gemar memborong buku di sela kunjungan kenegaraan. Saat ke Amerika, ia memborong buku di Second Story Books di Kota Washington DC, juga di India ia belanja buku di Bahrisons Booksellers, Khan Market, New Delhi.

Mantan Menteri Penerangan Yunus Yosfiah yang pernah menjadi komandan pasukan Prabowo berkisah, pada suatu kesempatan ketika memeriksa perlengkapan pasukan sebelum diberangkatkan ke Timor Timur pada era 1970-an, dirinya tertegun menyaksikan isi tas tempur anak buahnya itu.

Pasalnya, tas itu berisi aneka edisi majalah “The Economist” dan buku-buku tebal mengenai sejarah. “Dia berbeda dari teman-temannya. Waktu istirahat dipakai untuk membaca buku,” ungkap Yunus.

Orang dekat Prabowo, Dahnil Anzar Simanjuntak, menceritakan, jika melakukan perjalanan ke luar negeri Prabowo acap menyertakan satu koper kosong. Sekembalinya ke Indonesia, koper kosong ini akan penuh sesak oleh buku-buku hasil berburu di toko-toko buku.

Tak heran jika perpustakaan pribadi di kediamannya, di Desa Bojongkoneng, Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, disesaki ribuan judul buku. “Perpustakaan adalah tempat favorit saya di rumah,” ucap Prabowo.

Semoga kisah Prabowo dan kecintaannya terhadap membaca buku, menular pada para pejabat lainnya dan masyarakat, khususnya generasi muda, untuk memulihkan menurunnya literasi terhadap buku.

“Anak-anak kita hanya mampu memahami kalimat pendek. Mereka punya critical thinking rendah sehingga ketika diberi kalimat sedikit rumit saja jadi bingung,” kata Ketua Ikatan Penerbit Indonesia Arys Hilman Nugraha. Ironis!

Bagaimana menurut Anda? (ski)
_____
DISARIKAN DARI ARTIKEL:

Indonesia .go.id & Kompas .com

Exit mobile version