Jefridin Cepat Kerjakan Instruksi Presiden Wujudkan Batam 0 % Miskin Ekstrem 2024

KERJA CEPAT DEMI MASYARAKAT: Sekda Jefridin saat memimpin rapat di Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Batam, Sekupang, Kamis (27/4/2023).

BATAMCENTRE, KataBatam- Usai cuti bersama Idulfitri 1444 Hijiriah/2023, Sekretaris Daerah Kota Batam H Jefridin, tancap gas menyelesaikan beragam persoalan. Di antaranya, memikul tugas negara untuk mewujudkan Batam 0 % miskin ekstrem 2024.

Kamis (27/4/2023), ia langsung memimpin rapat di Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Batam, Sekupang. Rapat ini digelar Pemerintah Kota Batam melalui Badan Perencanaan dan Penelitian Pengembangan Pembangunan Daerah (Bapelitbangda) Kota Batam.

“Kita membahas mengenai Data Penyasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE). Di mana ini merupakan Instruksi Presiden RI, Joko Widodo, bahwa Pemerintah daerah diminta tahun 2024 harus menuju 0 persen miskin ekstrem,” jelasnya.

𝗜𝗻𝗴𝗮𝘁 𝗣𝗲𝘀𝗮𝗻 𝗛𝗠𝗥, 𝗠𝘂𝗱𝗮𝗵𝗸𝗮𝗻 𝗪𝗮𝗿𝗴𝗮 𝗠𝗶𝘀𝗸𝗶𝗻 𝗧𝗲𝗿𝗶𝗺𝗮 𝗕𝗮𝗻𝘁𝘂𝗮𝗻

BACA JUGA:  Ingin Terbang ke Batam? Baca Ini Dulu Bos…

Menurutnya, data tersebut juga sebagai upaya pemerintah agar sasaran penerima manfaat, atau masyarakat miskin penerima bantuan dapat lebih tepat sasaran, sehingga percepatan penghapusan angka kemiskinan menjadi 0 persen dapat terwujud.

Nantinya, melalui Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan P3KE dapat menentukan target per-nama dan alamat (by name by address) penerima manfaat yang harus diintervensi.

“Data ini penting, sebab masalah mengatasi dan menekan angka kemiskinan di Kota Batam ini juga merupakan konsen dari Wali Kota Batam H Muhammad Rudi (HMR) agar tahun depan Instruksi Presiden dapat kita wujudkan bersama,” ujarnya.

Pihaknya menyampaikan, Wali Kota HMR sejak awal tahun 2023, sudah melakukan berbagai langkah guna mengatasi masalah kemiskinan. Pada pertemuan ini, Jefridin juga menekankan perlunya menggesa verifikasi agar data yang diperoleh benar akurat.

BACA JUGA:  Pesan HMR di Pelatihan IPMB: Bersama Tokoh Agama Kita Jaga Kedamaian Batam

“Semoga hasilnya nanti didapatkan benar-benar terverifikasi secara akurat, dan diminta atensi para camat dan lurah serta dinas terkait, untuk memberikan perhatian dan fokus menyukseskan hal ini, jangan sampai ada penerima yang sudah meninggal ataupun bukan domisili di Batam,” tegas Jefridin.

Diketahui berdasarkan Data sementara P3KE Kota Batam, terdata sebanyak 78.934 jiwa masyarakat miskin dalam desil satu. Namun data ini sebelum dilakukannya verifikasi oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Batam dan Kelurah se-Kota Batam.

Jefridin berharap, Data Penyasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem ini dapat berjalan dengan baik, agar program dan kebijakan pemerintah terhadap masyarakat miskin dapat segera terlaksana, menuju Batam bandar yang madani modern dan sejahtera.(ski)

BACA JUGA:  Disambut HMR, Menkominfo Akan Resmikan Data Center di Batam, Serta Kunker ke Natuna

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *