> Hampir Setahun Tak Bertemu, Kini Hasbi Sudah Hafal 30 Juz Al-Qur’an
๐๐ฃ๐ฅ๐ถ๐ญ๐ญ๐ข๐ฉ ๐ช๐ฃ๐ฏ ๐๐ข๐ดโ๐ถ๐ฅ, ๐ด๐ฆ๐ฐ๐ณ๐ข๐ฏ๐จ ๐ด๐ข๐ญ๐ข๐ง๐ถ๐ด ๐ด๐ฉ๐ข๐ญ๐ช๐ฉ ๐ฎ๐ฆ๐ฏ๐จ๐ข๐ต๐ข๐ฌ๐ข๐ฏ, โS๐ฆ๐ฎ๐ถ๐ข ๐ฐ๐ณ๐ข๐ฏ๐จ ๐ช๐ต๐ถ ๐ฑ๐ช๐ฏ๐ต๐ข๐ณ ๐ฏ๐จ๐ฐ๐ฎ๐ฐ๐ฏ๐จ. ๐๐ญ๐ฆ๐ฉ ๐ฌ๐ข๐ณ๐ฆ๐ฏ๐ข๐ฏ๐บ๐ข ๐ด๐ช๐ข๐ฑ๐ข ๐บ๐ข๐ฏ๐จ ๐ฑ๐ฆ๐ณ๐ฃ๐ถ๐ข๐ต๐ข๐ฏ๐ฏ๐บ๐ข ๐ด๐ฆ๐ซ๐ข๐ญ๐ข๐ฏ ๐ฅ๐ฆ๐ฏ๐จ๐ข๐ฏ ๐ถ๐ค๐ข๐ฑ๐ข๐ฏ๐ฏ๐บ๐ข ๐ช๐ต๐ถ๐ญ๐ข๐ฉ ๐ฐ๐ณ๐ข๐ฏ๐จ ๐บ๐ข๐ฏ๐จ ๐ฅ๐ช๐ฌ๐ข๐จ๐ถ๐ฎ๐ช. ๐๐ฌ๐ข๐ฏ ๐ต๐ฆ๐ต๐ข๐ฑ๐ช ๐ฃ๐ช๐ญ๐ข ๐ญ๐ข๐ช๐ฏ ๐ถ๐ค๐ข๐ฑ๐ข๐ฏ ๐ญ๐ข๐ช๐ฏ ๐ฑ๐ฆ๐ณ๐ฃ๐ถ๐ข๐ต๐ข๐ฏ ๐ช๐ต๐ถ๐ญ๐ข๐ฉ ๐ฐ๐ณ๐ข๐ฏ๐จ ๐บ๐ข๐ฏ๐จ ๐ฎ๐ฆ๐ฏ๐ค๐ฆ๐ญ๐ข ๐ฅ๐ช๐ณ๐ช๐ฏ๐บ๐ข ๐ด๐ฆ๐ฏ๐ฅ๐ช๐ณ๐ช.”
๐๐ข๐ฆ ๐๐๐๐ข๐ ๐๐๐ง๐ญ๐๐ซ ๐๐๐ฆ๐ค๐จ ๐๐๐ญ๐๐ฆ
MEDIO 2019 lalu, Walikota Batam H Muhammad Rudi (HMR) tak mampu menahan haru saat bertemu Hafiz Cilik Batam, Muhammad Hasbi Assidiq. Setahun berlalu, untuk kedua kalinya kini mereka kembali bertemu, orang nomor satu Batam itu tengah menuntaskan janji. Apa itu?
Jumat (11/9/2020), raut wajah HMR tampak sumringah. Bangga dan bahagia tak bisa ia sembunyikan.
Betapa tidak, pada ‘Sayyidul ayyam’ atau tuannya semua hari tersebut, ia kedatangan tamu yang ia sebut tamu istimewa.
Adalah Muhammad Hasbi Assidiq. Kanak kelahiran Palembang, 24 September 2009 itu disebut tamu ‘Istimewa’ bukan tanpa alasan.
Ia adalah Hafiz Cilik kebanggaan Batam yang pernah mengharumkan nama kota ini pada ajang Hafiz Indonesia 2019, lalu.
Walikota terlihat semangat mempersilahkan tamunya tersebut masuk ke ruangan kerjanya di Kantor Walikota Batam.
Hasbi, demikian sapaan akrab sang hafiz, datang bersama ibundanya, Santini. Di ruang kerja walikota, mereka terlibat percakapan yang hangat, walikota berulang kali menasehati dan menyemangati Hasbi.
Tidak hanya Hasbi dan Umi-nya, sapaan yang berarti ibu dalam bahasa Arab. Dalam pertemuan tersebut juga ada pihak Bank Tabungan Negara (BTN) Cabang Batam, notaris dan hadir Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Batam, Riama Manurung.
Loh, kok ada bank dan notaris segala?
Usut punya usut, dalam pertemuan pertama Juni 2019 lalu, HMR berjanji membantu menyelesaikan cicilan rumah sang hafiz di bilangan Taman Raya tahap V Batam Kota.
“Saat itu, dengan kerendahan hati. Pak Wali menyampaikan keinginannya melunasi rumah tempat tinggal Hasbi dan Umi-nya ke BTN dan mengurus sertifikatnya,” ucap Riama Manurung.
Keikutsertaan pihak BTN maupun notaris dalam rangka penyelesaian legalitas tersebut. Riama menyebutkan, sertifikat telah rampung. Di depan walikota, notaris menyerahkan sertifikat kepada Hasbi dan Santini.
“Pertemuan pertama 2019 lalu kan Hasbi baru hafal 20 juz, sekarang sudah 30 juz. Berkah Alqur’an semoga Allah SWT berikan juga untuk kita semua,” ucap mantan Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setdako Batam ini juga ikut bahagia.
Pada kesempatan tersebut, walikota dengan senang hati mempersilakan Hasbi duduk di kursi kerjanya.
Hasbi yang awalnya malu-malu akhirnya mencoba menjadi walikota. Tangannya terlihat sesekali melihat-lihat surat di atas meja walikota.
“Surat apa itu, coba dibaca,” tanya HMR yang berdiri persis di belakang Hasbi.
Walikota yang menerima penghargaan Asia Global Awards 2019 categori Asia Best Mayor of The Year 2019 ini tersenyum melihat Hasbi.
HMR menyampaikan keinginan, selain menjadi Hafiz Qur’an, Hasbi juga harus menyelesaikan pendidikan formal. Untuk itu, walikota meminta Hasbi disekolahkan di SDN 06 Batam dekat rumahnya di Taman Raya tahap V.
Dalam kunjungan pertamanya, Juni 2019 lalu Hasbi datang bersama ibunda dan ustaz pendampingnya.
Saat itu, HMR terharu atas perjuangan dan semangat Hasbi bersama membawa nama baik untuk Kota Batam. Di sela-sela menyemangati Hasbi, HMR tak mampu menahan air matanya.
โDi tangan anak-anak seperti Hasbi inilah masa depan Kota Batam dan bangsa ini ditentukan,” ujar HMR kala itu.
Ia menyampaikan pihaknya terus berusah mewujudkan Batam Madani dan juga modern. Untuk itu seiring pengembangan infrastruktur kota, HMR juga tak luput memperhatikan pengembangan non fisik maupun keagamaan di Batam. Untuk masjid dam musala, ia mengatakan sudah ada 1.000 masjid dan musala di Batam.
Namun, menurut dia, untuk menjadikan Batam sebagai kota yang madani tidak cukup hanya dengan bangunan fisik tempat ibadah saja.
“Masjid tidak akan sempurna jika belum ada yang memakmurkannya. Yang memakmurkan ya seluruh masyarakat. Dan salah satunya hafiz seperti Hasbi inilah yang akan menyempurnakannya,” ucapnya. ***








