ENGKU PUTRI, KataBatam- Pemerintah Kota (Pemko) Batam menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2026, Rabu (26/3/2025).
Ada lima prioritas pembangunan dalam Musrenbang bertema: Pemantapan Pelayanan Dasar Dalam Rangka Peningkatan Pembangunan Manusia yang Unggul dan Berdaya Saing.
Yakni: peningkatan kualitas SDM yang unggul dan berdaya saing, pembangunan infrastruktur perkotaan yang modern, merata, berkualitas dan berkelanjutan.

Selain itu, pemerataan kesejahteraan dan pembangunan ekonomi. Selanjutnya, reformasi birokrasi dalam rangka peningkatan pelayanan masyarakat, terakhir mendorong peningkatan daya saing daerah.
Dalam kesempatan itu, Wakil Wali Kota Batam Li Claudia Chandra, yang mendampingi Wali Kota Batam H Amsakar Achmad, dalam pidatonya menyampaikan, bahwa Musrenbang ini merupakan RKPD pertama di kepemerintahan Amsakar-Li Claudia.
“Kami ingin meletakkan pembangunan yang berpihak kepada masyarakat banyak, yang selaras keasrian lingkungan dan beriringan dengan program pemerintah pusat,” tegasnya.
Li Claudia yang juga Wakil Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam ini, juga mengundang para pelaku usaha di Batam ikut berperan dalam menunjang pembangunan di Batam. Untuk itu, pihaknya meminta semua pihak berperan aktif dalam pembangunan daerah.
“Pagu anggaran yang ada tidak seutuhnya untuk pembangunan infrastruktur. Sebagian untuk pendidikan, sosial, hingga gaji pegawai,” ungkapnya.
Untuk itu, ia dukungan dari semua pihak termasuk para pengusaha, kami ingin menjadikan kota ini ramah dan menjadi tempat berinvestasi.
๐ง๐ฎ๐ต๐ฎ๐ฝ๐ฎ๐ป ๐ฃ๐ฒ๐ป๐๐ถ๐ป๐ด ๐ฃ๐ฒ๐บ๐ฏ๐ฎ๐ป๐ด๐๐ป๐ฎ๐ป ๐๐ฎ๐ฒ๐ฟ๐ฎ๐ต
Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Batam, Dahlina Nopilawati, menyampaikan bahwa Musrembang RKPD merupakan salah satu tahapan penting dalam proses perencanaan pembangunan daerah yang bersifat partisipatif, transparan, dan akuntabel.
“Musrenbang ini dilaksanakan sebagai wadah bagi masyarakat, dunia usaha, dan pemangku kepentingan lainnya untuk menyampaikan aspirasi, kebutuhan, dan usulan program pembangunan, yang nantinya akan menjadi penyempurnaan rancangan akhir RKPD,” katanya.
Ia menambahkan, melalui Musrenbang tingkat kota, diharapkan terjadi siฬnergi antara hasil musrenbang di tingkat kecamatan, pokok-pokok pikiran DPRD, serta prioritas pembangunan daerah, guna mewujudkan pembangunan yang merata, berkeadilan, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
“Kegiatan ini sebagai forum musyawarah antar pemangku kepentingan untuk membahas dan menyepakati prioritas pembangunan daerah yang akan dituangkan dalam RKPD Kota Batam tahun 2026,” ujarnya.
Melalui musrenbang ini, lanjut Dahlina, diharapkan tercipta keselarasan antara perencanaan pembangunan dari bawah (bottom-up) dengan kebijakan pembangunan daerah, sehingga program dan kegiatan yang direncanakan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat secara adil, efektif, dan efisien.
“Untuk total usulan yang disaring melalui musrenabang kelurahan hingga kecamatan ada 2.105 usulan, selain itu terdapat 1.554 pokok-pokok pikiran DPRD Batam,” katanya.
Hadir dalam acara tersebut segenap unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Batam, sejumlah pejabat Pemko dan BP Batam, serta undangan lainnya. (ski)
> Credits: Fadhil/Rumawi & Ricky






