15 Juli 2024

Kabar Baik dari Batam

14 Tahun Sudah HMR Beri Insentif untuk Tokoh Agama: Dari Rp150 Ribu jadi Rp1 Juta

SEKUPANG, Katabatam- Kebaikan itu dirasa, bukan dikata. Demikian kesan tokoh agama Kota Batam kepada H Muhammad Rudi (HMR). Sudah 14 tahun lebih kebaikannya dirasakan para alim ulama kota ini, lewat kebijakannya memberi insentif bulanan.

Kebijakan insentif bagi tokoh agama sudah diberikan HMR sejak masih menjabat sebagai anggota Badan Anggaran DPRD Kota Batam.

Hingga kemudian, anggaran untuk tokoh agama ditetapkan, dan dilanjutkan saat HMR menjabat Wakil Wali Kota Batam serta berlangsung hingga saat ini, ketika HMR menjabat sebagai Wali Kota Batam.

Perwakilan tokoh agama Kota Batam, Ustaz Deden Sirozuddin, mengapresiasi kebijakan HMR memberikan insentif bagi tokoh agama di Batam.

“Insentif ini tidak lain adalah kebijakan Pak Wali (HMR) dan ini bentuk keberpihakan beliau terhadap tokoh agama,” ujar Deden.

Hal ini ia sampaikan saat menghadiri acara Silaturahmi Wali Kota Batam dengan Tokoh Agama Kecamatan Sekupang, Tahun 2024, sekaligus Penandatanganan Amprah Insentif Periode II, di Masjid Baiturrahman, Sekupang, Senin (24/6/2024).

Di hari sama, juga diserahkan insentif secara simbolis bagi tokoh agama se-Kecamatan Batuampar di Masjid Darul Ihsan, Tanjungsengkuang.

Turut hadir dalam dua acara tersebut, Wakil Gubernur Kepulauan Riau Hj Marlin Agustina, dan sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Batam.

Adapun, tokoh agama yang mendapat insentif adalah mereka yang tergabung dalam Persatuan Mubalig Kota Batam (PMB), Badan Musyawarah Guru Alquran (BMGQ), dan Ikatan Persaudaraan Imam Masjid (IPIM).

Deden yang tak lain Ketua BMGQ ini melanjutkan, insentif tersebut sudah diperjuangkan sejak HMR menjabat Wakil Wali Kota Batam pada 2010 silam. Ia berharap, ke depan, insentif tersebut terus diberikan dan ditingkatkan.

“14 tahun bukan waktu yang sebentar, sejak 2010 Pak Wali memperjuangkan insentif guru TPQ, saat itu IPIM sudah dapat, yang jelas 14 tahun lamanya mendapatkan insentif dan ini bentuk perhatian dari Pak Wali untuk tokoh agama,” katanya.

Bahkan, Deden juga mengingat pemberian insentif tersebut semula hanya Rp150.000 setiap orang, dan kini atas kebijakan Wali Kota Batam, insentif bisa terus meningkat hingga menjadi Rp1 juta.

“Kami pantas untuk berterima kasih dengan cara terus meningkatkan kualitas mutu pendidikan bagi anak TPQ, termasuk juga dari para imam dan mubalig,” ujarnya.

๐—ง๐—ฎ๐—ธ ๐—›๐—ฎ๐—ป๐˜†๐—ฎ ๐—ง๐—ผ๐—ธ๐—ผ๐—ต ๐—”๐—ด๐—ฎ๐—บ๐—ฎ, ๐—œ๐—ป๐˜€๐—ฒ๐—ป๐˜๐—ถ๐—ณ ๐—ท๐˜‚๐—ด๐—ฎ ๐˜‚๐—ป๐˜๐˜‚๐—ธ ๐—š๐˜‚๐—ฟ๐˜‚ ๐—ฆ๐˜„๐—ฎ๐˜€๐˜๐—ฎ, ๐—ต๐—ถ๐—ป๐—ด๐—ด๐—ฎ ๐—ž๐—ฒ๐˜๐˜‚๐—ฎ ๐—ฅ๐—ง/๐—ฅ๐—ช

Sementara itu, Wali Kota Batam HMR berharap bisa memberikan kesejahteraan bagi masyarakat Batam, salah satunya bagi tokoh agama.

Insentif serupa juga diberikan bagi guru swasta, ketua RT dan RW, tokoh agama termasuk pendeta, dan sebagainya.

“Dari 2009 khusus tiga ormas ini (PMB, BMGQ, dan IPIM) sudah saya anggarkan sejak saya di Banggar DPRD Batam hingga saat menjadi Wakil Wali Kota tinggal melanjutkan, dan hingga kini menjadi Rp1 juta,” katanya.

Ia berharap, tokoh agama terus mendukung program pemerintah, termasuk dalam peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Ia menegaskan, jika PAD terus meningkat, maka insentif tersebut terus bisa diberikan.

“Kita harus kompak, dukung pembangunan Batam demi meningkatkan ekonomi dan PAD Batam,” katanya.

Selain itu, ia juga berpesan agar para tokoh agama untuk menjaga Batam tetap aman dan damai. Ia menegaskan, dengan kondisi ini, perekonomian dan PAD Batam bisa stabil.

“Insentif ini terus kami pertahankan, termasuk saat Batam diterpa kasus Covid-19. Semoga apa yang diberikan ini bisa bermanfaat,” katanya. (ski)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.