Investasi Batam Naik di Tengah Pandemi, HMR Optimistis Kian Meningkat di 2022

INVESTASI di Batam, terutama investasi perusahaan modal asing (PMA) tetap menunjukan tren positif meskipun pandemi Covid-19 masih berlangsung.

Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) Kementerian Investasi mencatat, realisasi investasi PMA selama periode Januari-September 2021 sebesar Rp 6,39 triliun atau setara dengan nilai US$437,4 juta dengan jumlah proyek sebanyak 1.502 proyek.

Nilai itu, naik 6,39% bila dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

Singapura menjadi negara dengan nilai investasi terbesar yakni Rp2.166,9 miliar. Diikuti negara asal Eropa: Luxembourg, Jerman, Perancis dan Jepang.

Nilai ekspor juga mengalami kenaikan signifikan. BPS mencacat, pada periode Januari sampai September 2021 mencapai 19,55 persen lebih tinggi dibanding periode yang sama tahun lalu.

BACA JUGA:  Informasi Ini Khusus untuk Ibu Menyusui, Eh... Bapak-bapak Harus Tahu juga Lho...

Wali Kota Batam-Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam H Muhammad Rudi (HMR) pun optimistis investasi di Batam akan lebih meningkat lagi di tahun 2022.

“Sudah banyak yang menunggu. Kalau Covid-19 ini selesai, tak ada lagi di Batam, investasi tambah banyak, otomatis ekonomi akan melejit,” katanya.

Sementara berdasarkan publikasi triwulan BPS Kepulauan Riau, diketahui bahwa pertumbuhan ekonomi Kepulauan Riau triwulan III 2021 tumbuh sebesar 2,97% (Y-o-Y).

Dengan mengasumsikan bahwa pertumbuhan ekonomi Batam berada 0,6% – 1,2% di atas pertumbuhan ekonomi Kepulauan Riau, maka diperoleh hasil perkiraan pertumbuhan ekonomi Batam triwulan III sebesar 3,57%-4,17%. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *