TANJUNGPIAYU, KataBatam- Sekretaris Daerah (Sekda) Batam H Jefridin, meminta agar jalan alternatif dari dan ke Piayulaut, Kelurahan Tanjungpiayu, Kecamatan Seibeduk, segera sempurna untuk dilewati.
Jalan alternatif ini dibuat, setelah jalan utama di kawasan tersebut longsor akibat hujan dahsyat yang menghumblang Kota Batam awal Maret lalu.
Inilah yang menjadi atensi Jefridin. Sehingga, usai meninjau lokasi Seleksi Tilawatil Quran dan Hadits (STQH) IX tingkat Kota Batam, di lapangan Usman Harun Kecamatan Seibeduk, Rabu (8/3/2023), ia langsung ke lokasi.
Saking pentingnya, saat baru tiba di lokasi Jefridin langsung turun, didampingi Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBM SDA) Kota Batam Yumasnur dan Camat Seibeduk Dwiki.
Tanpa mengganti sepatu pantofelnya, Jefridin pun menelusuri jalan alternatif sepanjang 800 meter yang penuh kerikil dan agak licin akibat hujan. Jika tak hati-hati bisa saja terpeleset. Namun suami Hj Hariyanti Jefridin ini tak peduli.
“Pak Wali (Wali Kota Batam H Muhammad Rudi/HMR), ingin memastikan agar akses masyarakat tidak terganggu,” tegasnya.
Pasalnya, jalan yang seharusnya menjadi tanggung jawab Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau ini, adalah satu-satunya akses menuju Kampung Tua Piayulaut yang juga tenar sebagai sentra kuliner seafood Piayu Batam, bahkan kerap dikunjungi wisatawan.
“Bayangkan berapa potensi ekonomi penduduk yang hilang jika akses jalan ini terganggu,” terangnya.
Usai peninjauan Jefridin menyebut, bahwa jalan alternatif ini akan dilapisi bauksit agar tidak licin. “Sebenarnya sekarang sudah bisa dilewati. Namun jika hujan agak licin, sehingga perlu dilapisi bauksit,” terangnya.
Sementara itu, jalan yang longsor tersebut masih terus dikerjakan Dinas BM-SDA Kota Batam. “Ini juga harus dikebut agar segera bisa digunakan,” pungkasnya.(ski)






