INSPIRASI PAGI: No Pengkhianat

ULAR boleh saja berganti kulit, tapi sifat dan bisanya akan tetap berbahaya, bahkan dapat lebih mematikan.

Metafora ini mengingatkan agar kita hati-hati berteman lagi dengan orang yang sudah pernah berkhianat. Sebab saat itu dia sudah menunjukkan ketidaksukaannya pada kita yang mungkin sudah lama ia tutupi.

Ibarat cermin yang pecah, meski direkatkan lagi retakannya tetap akan tampak. Juga tali yang putus, meski disambung lagi, simpulnya tetap timbul.

Yang dikhawatirkan, jika si pengkhianat ini kita terima lagi sebagai teman, maka dia akan melakukan hal yang lebih dahsyat, sehingga kita tak akan mampu bangkit kembali.

Memang penting jadi orang baik, tapi jika menyangkut hal-hal yang mungkar, jangan terlalu toleran dan baik, karena malah akan membuat kita kehilangan nilai dan harga diri.

Tegas saja, tolak pengkhianat!

Ingat selalu, harimau tak akan meninggalkan belangnya, dan gajah tak akan meninggalkan gadingnya. Demikian juga manusia, tak akan meninggalkan karakternya.

Bagaimana menurut Anda? (ski)

BACA JUGA:  HMR Bentuk Tim Lobi, Minta Malaysia & Singapura Buka Jalur Pelayaran ke Batam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *