EDITORIAL: HMR, Masjid, & Tanda Kehadiran Lekatnya Iman serta Islam di Batam

𝘈𝘭𝘲𝘶𝘳𝘢𝘯 𝘮𝘦𝘯𝘺𝘦𝘣𝘶𝘵𝘬𝘢𝘯 𝘴𝘦𝘴𝘶𝘯𝘨𝘨𝘶𝘩𝘯𝘺𝘢 𝘮𝘦𝘳𝘦𝘬𝘢 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘮𝘦𝘮𝘢𝘬𝘮𝘶𝘳𝘬𝘢𝘯 𝘮𝘢𝘴𝘫𝘪𝘥 𝘮𝘦𝘳𝘦𝘬𝘢 𝘪𝘵𝘶𝘭𝘢𝘩 𝘰𝘳𝘢𝘯𝘨-𝘰𝘳𝘢𝘯𝘨 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘣𝘦𝘳𝘪𝘮𝘢𝘯 𝘬𝘦𝘱𝘢𝘥𝘢 𝘈𝘭𝘭𝘢𝘩, 𝘩𝘢𝘳𝘪 𝘢𝘬𝘩𝘪𝘳, 𝘢𝘬𝘩𝘪𝘳𝘢𝘵, 𝘥𝘢𝘯 𝘵𝘪𝘥𝘢𝘬 𝘢𝘥𝘢 𝘬𝘦𝘵𝘢𝘬𝘶𝘵𝘢𝘯 𝘢𝘱𝘢𝘱𝘶𝘯 𝘬𝘦𝘤𝘶𝘢𝘭𝘪 𝘵𝘢𝘬𝘶𝘵 𝘱𝘢𝘥𝘢 𝘈𝘭𝘭𝘢𝘩. 𝘔𝘶𝘥𝘢𝘩-𝘮𝘶𝘥𝘢𝘩𝘢𝘯 𝘮𝘦𝘳𝘦𝘬𝘢 𝘪𝘵𝘶𝘭𝘢𝘩 𝘰𝘳𝘢𝘯𝘨-𝘰𝘳𝘢𝘯𝘨 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘵𝘦𝘳𝘮𝘢𝘴𝘶𝘬 𝘮𝘦𝘮𝘱𝘦𝘳𝘰𝘭𝘦𝘩 𝘩𝘪𝘥𝘢𝘺𝘢𝘩.

SEMENJAK menjabat Wali Kota Batam 2016 lalu (periode pertama), H Muhammad Rudi (HMR) sudah banyak menghasilkan karya pembangunan. Salah satunya adalah masjid ikonik.

Pembangunan masjid besutan HMR yang paling terkenal adalah, Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah, yang diresmikan pada Jumat 20 September 2019 lalu.

Masjid yang berlokasi di Tanjung Uncang, Kecamatan Batuaji, dengan luas bangunan 57.144 meter persegi, dan mampu menampung 25 ribu jamaah, langsung menjadi ikon baru wisata religi di Batam.

Gebrakan selanjutnya, dengan perannya sebagai Kepala Badan Pengusahaan Batam, HMR menggagas pembangunan masjid di areal Bandar Udara Internasional Hang Nadim, yang kini progres pengerjaannya sudah 65 persen.

BACA JUGA:  Indonesia Tangguh, Indonesia Tumbuh

Masjid berlapis aluminium composite panel (ACP) yang berdiri di lahan seluas 15.797 meter persegi yang mampu menampung 1.250 jemaah ini, berbentuk tanjak Melayu, sehingga dinamakan Masjid Tanjak.

“InshAllah Ramadan tahun ini (2022) kita bisa salat Tarawih bersama-sama di Masjid Tanjak ini,” jelas HMR.

Di awal 2022 ini, di periode kedua kepemimpinan sebagai Wali Kota Batam, HMR akan merenovasi Masjid Agung Batam, di Batam Centre yang sudah berdiri sejak tahun 2000 lalu.

Perubahannya diperkirakan mencapai 70 sampai 80 persen, dengan banyak kubah dan tempat wudhu di bawah tanah. Karena lebih besar dan moderen, diperkirakan pengerjaannya akan selesai 2024 mendatang.

Melihat kegigihannyq dalam membangun masjid, menunjukkan bahwa dalam diri HMR memancar ruh Islam yang kuat.

BACA JUGA:  Pekerja Lulusan SMA Banyak Terserap di Industri

Sebab, bagi kaum muslimin, masjid melekat dengan keimanan, keislaman, dan dakwah juga memberi kebaikan bagi semesta alam.

Itulah mengapa pemimpin yang Rabu, 15 Desember 2021 lalu dilantik sebagai Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kepulauan Riau oleh Ketum DMI Pusat Jusuf Kalla, tersebut, bertekad juga untuk memakmurkan masjid di serata Provinsi Kepri.

Bagi HMR, keberadaan masjid selain penting untuk memperkokoh akidah Islam kaum muslimin, juga untuk membangun ekonomi. Inilah yang disebut mengasah hablumminallah dan hablumminannas.

Tak hanya itu, HMR mengembangkan masjid untuk memancarkan gerakan literasi, seperti munculnya perpustakaan digital di Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah.

Dengan demikian, para generasi muda maupun masyarakat yang kini banyak menggunakan media sosial, dapat tercerahkan dan menjaga akhlak.

BACA JUGA:  Masker, Senjata Ampuh Hadapi Covid-19

Tekad HMR ini mengingatkan kita dengan apa yang disampaikan Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir.

Menurutnya, adanya masjid harus dapat merawat akhlak para kaum muslimin. Terlebih di era digital sekarang ini makin banyak tantangan masyarakat. Pada hal yang terdekat misalnya dalam menjaga lisan. ***


Foto searah jarum jam: Wali Kota Batam/Kepala Badan Pengusahaan Batam H Muhammad Rudi, Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah, Masjid Tanjak, dan Masjid Agung Batam.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *