GALERI FOTO: Melihat dari Dekat Progres Pembangunan Masjid Tanjak

SIANG TADI, Kamis (6/1/2022) Kata Batam melihat dari dekat pembangunan Masjid Tanjak di kawasan Bandara Internasional Hang Nadim Batam, yang pembangunannya digagas Wali Kota Batam/Kepala Badan Pengusahaan Batam H Muhammad Rudi (HMR).

Ruang demi ruang kami jelajahi untuk melihat langsung kondisi terbaru masjid bergaya ikat kepala Melayu itu. Tak hanya dari luar, juga hingga ke ruangan terkecil di dalam.

Pantauan di lapangan, badan masjid sudah hampir selesai dan mulai terlihat bentuknya yang menyerupai tanjak Melayu.

Sedangkan bagian sisi luar masjid juga masih terus dikerjakan, bentuknya juga sudah mulai kelihatan tinggal finishing saja.

Di dalam, tangga masjid terlihat sudah selesai dan di lantai 1 dan 2 pekerja masih terlihat memasang keramik dan plafon yang terlihat sebentar lagi juga selesai.

BACA JUGA:  Rakernas Apkapi, Jefridin Perkuat Sinergi Ciptakan Transportasi Laut Aman & Nyaman

Seperti yang diketahui, bahwa Masjid Bandara Hang Nadim Batam ini memiliki konsep arsitektur berbentuk tanjak Melayu, dengan luas lahan 15.797 meter persegi, lantai 1 luas bangunan 2.094 meter persegi, lantai 2 (mezzanine) luas bangunan 468 meter persegi.

Tinggi bangunan masjid mencapai 39,5 meter, tinggi menara masjid 45 meter, kapasitas jamaah pria pada lantai 1 dapat menampung sebanyak 900 orang, dan kapasitas jamaah wanita pada lantai 2 dapat menampung sebanyak 350 orang.

Struktur pondasi tiang pancang beton, dan tipe struktur bangunan kombinasi struktur beton bertulang dan baja, material arsitektur tanjak adalah aluminium composite panel (ACP).

Biaya pembangunan masjid mencapai Rp39,9 miliar, dengan sumber pembiayaan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).

BACA JUGA:  Unsur Pimpinan Pramuka Nongsa Ikut KMD, Kak Jefridin Pesan agar Tingkatkan Kualitas

Jumat (3/12/2021) lalu, Wali Kota HMR juga meninjau langsung masjid ini untuk memastikan bahwa pembangunan masjid yang sudah lama didamkan tersebut, sesuai
dengan rencana.

“Alhamdulillah, progresnya sudah 63 persen. Kontraknya selesai April, 2022 tahun depan,” jelas HMR di lokasi.

HMR yang kinerjanya dipuji Menteri
Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi
Birokrasi Tjahjo Kumolo ini, optimistis sebelum Ramadan, masjid yang disainnya memadukan akulturasi budaya ini sudah selesai. “InshAllah kita bisa salat Tarawih bersama-sama di Masjid Tanjak ini,” jelasnya. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *