๐๐ญ๐ฒ๐ถ๐ณ๐ข๐ฏ ๐ฎ๐ฆ๐ฏ๐บ๐ฆ๐ฃ๐ถ๐ต๐ฌ๐ข๐ฏ ๐ด๐ฆ๐ด๐ถ๐ฏ๐จ๐จ๐ถ๐ฉ๐ฏ๐บ๐ข ๐ฎ๐ฆ๐ณ๐ฆ๐ฌ๐ข ๐บ๐ข๐ฏ๐จ ๐ฎ๐ฆ๐ฎ๐ข๐ฌ๐ฎ๐ถ๐ณ๐ฌ๐ข๐ฏ ๐ฎ๐ข๐ด๐ซ๐ช๐ฅ ๐ฎ๐ฆ๐ณ๐ฆ๐ฌ๐ข ๐ช๐ต๐ถ๐ญ๐ข๐ฉ ๐ฐ๐ณ๐ข๐ฏ๐จ-๐ฐ๐ณ๐ข๐ฏ๐จ ๐บ๐ข๐ฏ๐จ ๐ฃ๐ฆ๐ณ๐ช๐ฎ๐ข๐ฏ ๐ฌ๐ฆ๐ฑ๐ข๐ฅ๐ข ๐๐ญ๐ญ๐ข๐ฉ, ๐ฉ๐ข๐ณ๐ช ๐ข๐ฌ๐ฉ๐ช๐ณ, ๐ข๐ฌ๐ฉ๐ช๐ณ๐ข๐ต, ๐ฅ๐ข๐ฏ ๐ต๐ช๐ฅ๐ข๐ฌ ๐ข๐ฅ๐ข ๐ฌ๐ฆ๐ต๐ข๐ฌ๐ถ๐ต๐ข๐ฏ ๐ข๐ฑ๐ข๐ฑ๐ถ๐ฏ ๐ฌ๐ฆ๐ค๐ถ๐ข๐ญ๐ช ๐ต๐ข๐ฌ๐ถ๐ต ๐ฑ๐ข๐ฅ๐ข ๐๐ญ๐ญ๐ข๐ฉ. ๐๐ถ๐ฅ๐ข๐ฉ-๐ฎ๐ถ๐ฅ๐ข๐ฉ๐ข๐ฏ ๐ฎ๐ฆ๐ณ๐ฆ๐ฌ๐ข ๐ช๐ต๐ถ๐ญ๐ข๐ฉ ๐ฐ๐ณ๐ข๐ฏ๐จ-๐ฐ๐ณ๐ข๐ฏ๐จ ๐บ๐ข๐ฏ๐จ ๐ต๐ฆ๐ณ๐ฎ๐ข๐ด๐ถ๐ฌ ๐ฎ๐ฆ๐ฎ๐ฑ๐ฆ๐ณ๐ฐ๐ญ๐ฆ๐ฉ ๐ฉ๐ช๐ฅ๐ข๐บ๐ข๐ฉ.
SEMENJAK menjabat Wali Kota Batam 2016 lalu (periode pertama), H Muhammad Rudi (HMR) sudah banyak menghasilkan karya pembangunan. Salah satunya adalah masjid ikonik.
Pembangunan masjid besutan HMR yang paling terkenal adalah, Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah, yang diresmikan pada Jumat 20 September 2019 lalu.
Masjid yang berlokasi di Tanjung Uncang, Kecamatan Batuaji, dengan luas bangunan 57.144 meter persegi, dan mampu menampung 25 ribu jamaah, langsung menjadi ikon baru wisata religi di Batam.
Gebrakan selanjutnya, dengan perannya sebagai Kepala Badan Pengusahaan Batam, HMR menggagas pembangunan masjid di areal Bandar Udara Internasional Hang Nadim, yang kini progres pengerjaannya sudah 65 persen.
Masjid berlapis aluminium composite panel (ACP) yang berdiri di lahan seluas 15.797 meter persegi yang mampu menampung 1.250 jemaah ini, berbentuk tanjak Melayu, sehingga dinamakan Masjid Tanjak.
โInshAllah Ramadan tahun ini (2022) kita bisa salat Tarawih bersama-sama di Masjid Tanjak ini,โ jelas HMR.
Di awal 2022 ini, di periode kedua kepemimpinan sebagai Wali Kota Batam, HMR akan merenovasi Masjid Agung Batam, di Batam Centre yang sudah berdiri sejak tahun 2000 lalu.
Perubahannya diperkirakan mencapai 70 sampai 80 persen, dengan banyak kubah dan tempat wudhu di bawah tanah. Karena lebih besar dan moderen, diperkirakan pengerjaannya akan selesai 2024 mendatang.
Melihat kegigihannyq dalam membangun masjid, menunjukkan bahwa dalam diri HMR memancar ruh Islam yang kuat.
Sebab, bagi kaum muslimin, masjid melekat dengan keimanan, keislaman, dan dakwah juga memberi kebaikan bagi semesta alam.
Itulah mengapa pemimpin yang Rabu, 15 Desember 2021 lalu dilantik sebagai Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kepulauan Riau oleh Ketum DMI Pusat Jusuf Kalla, tersebut, bertekad juga untuk memakmurkan masjid di serata Provinsi Kepri.
Bagi HMR, keberadaan masjid selain penting untuk memperkokoh akidah Islam kaum muslimin, juga untuk membangun ekonomi. Inilah yang disebut mengasah hablumminallah dan hablumminannas.
Tak hanya itu, HMR mengembangkan masjid untuk memancarkan gerakan literasi, seperti munculnya perpustakaan digital di Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah.
Dengan demikian, para generasi muda maupun masyarakat yang kini banyak menggunakan media sosial, dapat tercerahkan dan menjaga akhlak.
Tekad HMR ini mengingatkan kita dengan apa yang disampaikan Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir.
Menurutnya, adanya masjid harus dapat merawat akhlak para kaum muslimin. Terlebih di era digital sekarang ini makin banyak tantangan masyarakat. Pada hal yang terdekat misalnya dalam menjaga lisan. ***
Foto searah jarum jam: Wali Kota Batam/Kepala Badan Pengusahaan Batam H Muhammad Rudi, Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah, Masjid Tanjak, dan Masjid Agung Batam.
