Embun Pagi HMR

SEORANG Antropolog menunjukkan permainan kepada anak-anak suku Afrika. Dia meletakkan satu keranjang penuh buah di dekat pohon. Nah, siapa anak yang lari pertama kali mencapai pohon, dialah yang berhak mendapatkan sekeranjang buah tersebut.

Tapi begitu sang Antropolog memberi aba-aba: “Mulai..!!” dia terkejut, karena anak-anak itu malah berjalan bergandengan tangan tanpa berebut saling mendahului.

Ketika Antropolog bertanya “Kenapa kalian melakukan itu? Padahal kalian punya kesempatan utk mendapatkan sekeranjang buah seorang diri?”

Mereka menjawab, “Ubuntu”! Bagaimana salah satu dari kita bisa bahagia, sedangkan teman yang lain bersedih?”

“Ubuntu” dalam peradaban mereka artinya “Aku adalah kita”. Artinya, suku di Afrika tersebut memahami rahasia kebahagiaan sesungguhnya.

BACA JUGA:  Jefridin Gugah Kesadaran Masyarakat Belian untuk Wujudkan Rumah Sehat & Layak Huni

Hidup kadang tak harus zero sum game, tapi harus positif sum game. ***


Foto: ilustrasi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *