ENGKUPUTRI, KataBatam- Wali Kota Batam H Muhammad Rudi (HMR), memaparkan sejumlah capaian yang sudah terealisasi sepanjang 2023, dan pembangunan yang akan dan sedang dikerjakan pada tahun 2024 ini.
Hal ini dibeberkan HMR saat membuka Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (Ranwal RKPD) Kota Batam Tahun 2025, di Gedung Pemerintah Kota (Pemko) Batam, Batamcenter, Selasa (9/1/2024).
Dalam forum ini, HMR melibatkan semua pemangku kepentingan di Batam. Sesuai dengan RPJMD Kota Batam 2021-2026, tema pembangunan Kota Batam pada 2025 yakni Pemantapan Tata Kelola Pemerintahan dalam Mendukung Pembangunan Berkelanjutan.
Dijelaskan HMR yang juga Kepala Badan Pengusahaan Batam ini, sepanjang tahun 2023, Pemko Batam telah melaksanakan berbagai agenda kegiatan di antaranya pembangunan dan peningkatan jalan-jalan utama dan lingkungan permukiman untuk meningkatkan berbagai sektor perekonomian di Kota Batam.
Selain itu, juga melaksanakan pembangunan dan peningkatan drainase untuk penanggulangan banjir, peningkatan konektivitas antar wilayah di Kota Batam, melaksanakan kegiatan Pemberdayaan Masyarakat dan Pembangunan Sarana dan Prasarana Kelurahan (PM-PSPK), di mana pada tahun 2023 dianggarkan rata-rata Rp3 miliar per kelurahan di Kota Batam.
๐ง๐ถ๐ป๐ด๐ธ๐ฎ๐๐ธ๐ฎ๐ป ๐๐ฎ๐๐ถ๐น๐ถ๐๐ฎ๐ ๐ฃ๐๐ฏ๐น๐ถ๐ธ ๐ต๐ถ๐ป๐ด๐ด๐ฎ ๐ฆ๐๐
HMR juga sudah melaksanakan pembangunan dan peningkatan fasilitas pendidikan untuk semakin meningkatkan mutu pendidikan masyarakat, serta pembangunan dan peningkatan fasilitas kesehatan untuk meningkatkan derajat kesehatan.
Peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) Kota Batam juga dilakukan, melalui berbagai pelatihan, peningkatan sarana peribadatan dan fasilitas keagamaan, hingga pemberian insentif bagi masyarakat yang telah membantu kinerja pemerintah.
Bahkan, pada 2024 ini, dalam upaya terus mendorong pembangunan yang merata pihaknya telah menetapkan 10 proyek strategis yaitu pembangunan SPAM Pulau Cungkil, Kelurahan Pantai Galam, Kecamatan Bulang.
Selanjutnya, penataan jalan (pelebaran jalan) Simpang Kabil-Simpang Masjid Raya (lanjutan), revitalisasi Masjid Agung Batam, Batamcentre, lanjutan jalan utama Belakangpadang, pembangunan dermaga ponton Belakangpadang, dan pembangunan dermaga rakyat Pulau Nguan Kecamatan Galang.
Kemudian pembangunan puskesmas Seipelunggut, pembangunan ruang kelas baru SDN 009 Batuaji, pembangunan tempat pembuangan sampah 3R, hingga pembangunan ponton Pulau Akar.
“Untuk mewujudkan pemantapan tata kelola pemerintahan dalam mendukung pembangunan yang berkelanjutan, perlu kerja sama yang harmonis serta dukungan dari semua pemangku kepentingan di Kota Batam dengan tetap mengusung Batam Kota Baru,” katanya. (ski)






