SEMUA orang hebat dan tokoh dunia para umumnya tumbuh dalam situasi tertekan dan serba terbatas. Ada kalanya mereka difitnah akibat ada yang iri hati.
Ada juga yang akibat keberaniannya menginspirasi berbagai generasi, membuat dirinya menjadi sasaran kemarahan, dilarang rezim, bahkan ancaman kematian, dan penjara.
Nawal El Saadawi, salah satunya. Perempuan Mesir, yang menulis “Memoar dari Perempuan Penjara.”
Ia dipenjara sejak tahun 1981 oleh rezim Anwar Sadat. Hebatnya ia tak menyerah dan terus mentransfer pemikirannya dengan menulis lewat kertas toilet dan pensil alis Bayangkan, ia menulis dengan kertas toilet dan pensil alis di dalam penjara!
“Mereka bilang, ‘kamu perempuan kurang ajar dan berbahaya.’ Saya mengatakan kebenaran. dan kebenaran itu kurang ajar dan berbahaya,” tulis perempuan yang meninggal pada usia 89 tahun.
Setelah kematiannya, Nawal El Saadawi telah mendapatkan banyak penghargaan dan bahkan kisah hidupnya difilmkan.
Benar kata orang bijak, “Orang-orang hebat tidak muncul dari keadaan serba tersedia, sebaliknya mereka muncul dalam keadaan terbatas.”
Bagaimana menurut Anda? (ski)






