“CINTA adalah bahasa yang tiada kata-kata, hanya hati yang bisa merasakannya,” tulis sufi Jalaludin El Rumi.
Getar itulah yang dirasakan musisi dan penyanyi Bebi Romeo, dalam menggubah lirik lagu romantis. Seringkali lagu-lagu ciptaannya membuat luluh perasaan penikmat musiknya.
Ada satu kunci yang selalu dipegang Bebi, “Menciptakan karya harus pakai hati,” ujar
pria bernama asli Virdy Megananda itu.
Terdengar sederhana memang, tapi Bebi selalu berempati dengan segala bentuk kejadian yang dilihat ataupun didengarnya.
“Gue orang yang mudah tersentuh. Begitu melihat hal-hal yang menyentuh hati gue, angan gue panjang. Gue mengimajinasikan lirik,” ujar Bebi, seperti kami lansir dari detikHOT.
Bapak dua anak itu selalu menggunakan hatinya untuk merasakan yang terjadi di sekitar. Perasaan cinta yang hangat membuat Bebi selalu mendapatkan ide untuk lirik-liriknya.
Hingga kini, lagu-lagu Bebi abadi. Hal itu dipercaya Bebi bisa terjadi karena lagu tersebut masih dialami dan menyentuh perasaan pecintanya. Sehingga lagu-lagu itu bukan sekadar diputar di radio-radio saja, tapi mendekam di hati pecinta musik.
Lagi-lagi benar kata El-Rumi, “Manusia yang jauh dari perangkap cinta adalah burung tanpa sayap.”
Bagaimana menurut Anda? (ski)
INSPIRASI PAGI: Bukan Cinta Biasa






