INSPIRASI PAGI: Ciri Pemimpin Besar

KARYA: Wali Kota Batam/Kepala Badan Pengusahaan Batam H Muhammad Rudi (HMR), bersama Bupati Karimun H Aunur Rafiq, ramah menyapa anak-anak di sebuah acara baru-baru ini. Selama memimpin, telah banyak manfaat yang mereka bangun untuk masyarakatnya.

DUNIA ini banyak melahirkan para pemimpin besar di bidangnya masing-masing. Dari Sukarno, Mahatma Gandhi, hingga Steve Jobs.

Seseorang mendapat julukan pemimpin besar atau great leader itu –ingat, “mendapat” bukan mencari, apalagi mengklaim diri– karena  berhasil menyelesaikan atau menghasilkan karya besar.

Karya berbeda jauh dengan kerja. Pemimpin yang berkarya akan mencurahkan segenap hati dan pikirannya untuk menghasilkan sesuatu yang bermanfaat untuk masyarakat.

Karena dilihat dari karya, maka akan tampak jika seorang pemimpin itu produktif atau stagnan. Bahkan pura-pura kerja keras, padahal sebenarnya malas.

Sebab, gimik bisa dibikin, citra bisa dirancang, tetapi hasil akan membuktikan. Karena pekerja keras sejati melibatkan pertumbuhan pribadi dan peningkatan keterampilan. Itulah kenapa para pemimpin besar itu punya nilai-nilai kejujuran dan integritas.

Beda dengan orang yang berpura-pura sibuk dan bekerja keras. Mereka sering kali memiliki cara-cara tertentu untuk menutupi sikap malas. Seperti banyak gimik, fokus pada hal-hal sepele, dan suka “jualan ludah”.

Mereka biasanya suka membuat rencana besar, jadwal rumit, dan berbicara lantang untuk memproyeksikan citra dedikasi. Nyatanya ketika bertindak, sering gagal.

Jangankan menyelesaikan hal-hal besar dan bermanfaat bagi masyarakat, mengerjakan tugas ringan semacam mengumpulkan berkas saja tak bisa. Yang begini jangankan digelar pemimpin, disebut pimpinan saja tak layak.

Bagaimana menurut Anda? (ski)

BACA JUGA:  INSPIRASI PAGI: Sang Adiwira

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *