INSPIRASI PAGI: Logika & Empati

KITA sering mengira lawan bicara kita adalah makhluk rasional (logical being). Padahal, tidak. Fakta besar saat berinteraksi dengan orang lain ini diungkap Dale Carnegie, dalam buku klasiknya “How to Win Friends and Influence People”.

Menurutnya, manusia bukan makhluk logika. Ia adalah makhluk emosional yang hidup di dalam gelembung prasangka (prejudice). Bahkan, ia dikendalikan sepenuhnya oleh ego dan digerakkan oleh keangkuhan (arrogance).

Jangan heran jika tiap orang melihat kita berbeda. Ada yang kagum, ada yang ingin kita jatuh. Ada yang jadikan kita inspirasi, ada yang jadikan saingan. Ada yang bilang kita hebat, tapi ada yang menyebut pecundang.

Jadi, jangan mengandalkan logika saja. Sehingga kita sering berpikir keras, mengumpulkan data, menyusun logika, dan menyajikan fakta-fakta kuat dengan harapan orang tersebut langsung sadar, setuju, dan menuruti keinginan kita.

Sebab, orang jarang dipengaruhi oleh fakta murni; mereka digerakkan oleh emosi, ego, prasangka, dan keinginan untuk merasa penting. Cobalah melihat dunia dari sudut pandang orang lain, sehingga kepercayaan bisa dibangun dan pintu pengaruh bisa terbuka. Empati adalah alat utama.

Bagaimana menurut Anda? (riza)
_______
FOTO ILUSTRASI: AI generated Wakil Wali Kota Batam Li Claudia Chandra.

BACA JUGA:  Kutip Bung Karno, HMR Ajak Karang Taruna "Guncang" Kota Batam Lebih Maju & Modern

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *