INSPIRASI PAGI: Mentalitas Sopir

FOTO ILUSTRASI: H Muhammad Rudi (HMR), dalam sebuah acara di Bengkong, belum lama ini.

PROFESOR Rhenald Kasali, pernah mengulas di akun YouTube-nya tentang pembentukan mental self-driving pada manusia.

Di sini sang guru besar mengajak kita punya mentalitas sopir (tentunya sopir yang baik). Ciri-cirinya: berani menentukan arah hidup, mengambil keputusan, mengambil resiko, pantang menyerah, dan selalu berpikir bagaimana caranya agar sampai pada tujuan.

Poin dari self-driving course prof Rhenald Kasali, ia mengajak kita untuk melatih baik diri kita sendiri maupun anak-anak kita agar memiliki mentalitas sopir, bukan penumpang.

Sang profesor benar. Sebab, tak perlu banyak mikir bahkan modal untuk jadi seorang penumpang, apalagi penumpang gratis. Hanya modal “buttom”, tinggal duduk, sambil melamun, bahkan tidur pun tetap akan sampai ke tujuan. Itupun, kadang masih bisa protes sambil komentar ini dan itu.

BACA JUGA:  Masha Allah, Tabarakallah... Masjid Sultan Riayat Syah Batam kembali Ramai

Berbeda dengan sopir, ia harus terus terjaga dan menjaga kendaraan melaju dengan baik, supaya penumpang selalu nyaman. Sopir juga harus cakap bermanuver dan mencari jalan alternatif di tengah kemacetan lalulintas.

Belum lagi ia harus memikirkan volume bensin yang mulai susut dan harganya naik, oli yang harus diganti, hingga onderdil yang mulai aus.

Memang berat jadi manusia bermental sopir. Namun yakinlah, hanya inilah cara agar kita bisa maju.

Bagaimana menurut Anda? (ski)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *