RAMADAN harus menjadi momen tepat untuk mendidik diri menjadi pribadi yang santun, toleran, dan ramah untuk menciptakan perdamaian.
Sebab, makna penting Ramadan di antaranya adalah pencegahan atau menahan diri dari berbagai bentuk keburukan dan hal yang dapat merusak harmoni sosial.
Maka wajar jika Wali Kota Batam/Kepala Badan Pengusahaan Batam H Muhammad Rudi (HMR), mengajak netizen menjaga jari jemari terutama di media sosial. Hindari diri dari kebiasaan menyebarkan hoax, fitnah yang menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.
Seperti juga disampaikan Sekretaris Badan Penelitian Pengembangan dan Pendidikan Latihan (Sesbalitbangdiklat) Kementerian Agama Muharram Marzuki.
Menurutnya, bulan Ramadan harus menjadi momen untuk sama-sama bersuka cita dan berbagi kebahagiaan serta menunjukkan bagaimana agama Islam dapat menjadi penyejuk dan rahmat bagi alam semesta.
“Kita menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan itu mewujudkan hati kita menjadi damai, sejuk, tentram dan toleran. Kita berbagi kebahagiaan di bulan Ramadan dengan seluruh umat, itu yang dinamakan ibadah,” ujarnya.
Bagaimana menurut Anda?(ski)






