Jefridin Terangkan Strategi HMR Pulihkan Batam dari Covid-19 ke Forkopimda Denpasar

MEROKET: Sekda Jefridin, saat menjelaskan keberhasilan Kota Batam dalam menangani pandemi Covid-19 dan dampak sosial ekonominya, kepada Wakil Wali Kota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa, beserta Forkopimda Kota Denpasar, Provinsi Bali, Senin (26/12/2022),

ENGKU PUTRI, KataBatam– Keberhasilan Kota Batam dalam menangani pandemi Covid-19 dan dampak sosial ekonominya, menarik perhatian Pemerintah Kota Denpasar, Provinsi Bali.

Senin (26/12/2022), Wakil Wali Kota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa, beserta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Denpasar, Provinsi Bali, datang ke Batam untuk bertanya langsung kepada Wali Kota Batam H Muhammad Rudi (HMR).

Kedatangan rombongan yang terdiri dari Ketua DPRD, Kejari, Dandim 1611, Kapolresta, Sekda beserta Kepala OPD di lingkungan Pemko Denpasar, diterima Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam H Jefridin, bertempat di Aula Kantor Wali Kota Batam, Batamcentre.

“Batam cepat pulih tak terlepas dari kebijakan Pak Wali bersama Forkopimda,” jelas suami Hj Hariyanti Jefridin ini.

Strategi HMR pun diurai Jefridin. Pertama, tidak menerapkan pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) secara menyeluruh, serta tidak menutup perusahaan-perusahaan di Kota Batam yang merupakan penompang perekonomian Kota Batam.

BACA JUGA:  Wali Kota Rasa Pemimpin Dunia, HMR Siap Sambut Delegasi World Congress Medical Law

Kemudian, Forkopimda Batam memberikan dukungan penuh optimalisasi pelaksanaan 3 T (testing, tracking dan treatment), serta bersama-sama menggenjot pelaksanaan vaksinasi Covid-19, guna menekan dan memutus mata rantai penularan di wilayah Kota Batam sekitarnya.

Ketiga, pelaksanaan vaksinasi di Kota Batam per tanggal 25 Desember 2022, warga Batam sudah divaksin Covid-19, dosis pertama mencapai 957,128 warga atau 105,49 persen, sedangkan dosis kedua berjumlah 858,316 warga atau 94,60 persen, dari total sasaran sebanyak 907.317 warga.

Sementara untuk capaian dosis 3 sudah mencapai 519,019 atau 65,74 persen dari total sasaran sebanyak 789,451 warga.

“Alhamdulillah vaksinasi Batam tertinggi di Kepri dan sukses menjadikan Kepri terbaik ketiga capaian tertinggi setelah Bali dan DKI Jakarta, capaian ini tentu kerja sama semua pihak Forkopimda hingga semua masyarakat Batam” ujarnya.

BACA JUGA:  INSPIRASI PAGI: Sindrom Bang Bento

Selain itu, Pemko Batam sudah berhasil melaksanakan survei herd immunity untuk melihat tingkat kekebalan tubuh masyarakat Batam terhadap Covid-19. Baik yang belum di vaksin ataupun yang sudah di vaksin.

Untuk hasilnya, 90 persen imun masyarakat Batam ini sudah terbentuk dan 10 persen yang masih rentan terhadap Covid-19. Survei tersebut dilakukan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam dan melibatkan ahli epidemiologi yang ada di Batam.

𝗘𝗸𝗼𝗻𝗼𝗺𝗶 𝗕𝗮𝘁𝗮𝗺 𝗧𝘂𝗺𝗯𝘂𝗵 𝗣𝗲𝘀𝗮𝘁

Jefridin menyampaikan, berkat upaya dan kerja keras bersama tersebut, pertumbuhan ekonomi Kota Batam tumbuh sebesar 4,75 persen tahun 2021.

Dibandingkan Tahun 2020, tercatat sebesar minus 2,09 persen. Di mana perekonomian Kota Batam di topang oleh 3 sektor utama, yaitu industri manufaktur, konstruksi dan perdagangan.

BACA JUGA:  Minggu Pagi, 12 Ribu Guru Ikut Jalan Santai HUT PGRI

“Tentunya keberhasilan pemulihan ekonomi di Kota Batam adalah berkat penanganan Covid-19 yang berhasil kita kendalikan, Untuk tahun 2022 ini peningkatan cukup signifikan pertumbuhan ekonomi Batam dalam triwulan III Tahun 2022 tercatat sebesar 6,85 persen,”jelasnya.

Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa mengucapkan terima kasih kepada Pemko Batam sudah menerima kunjungan kerja dalam rangka melakukan studi komparasi.

Ia takjub, meski Indonesia dilanda pandemi Covid-19, pembangunan infrastruktur Kota Batam tetap berjalan dengan baik. “Kedatangan kami ke sini ingin menggali lebih jauh beberapa point penting dalam meningkatkan PAD di masa Covid-19,” ujarnya.(ski)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *