Jefridin Yakinkan Pentinggi Bank Investasi Eropa Realisasikan Bus Rapid Transit di Batam

ENGKU PUTRI, KataBatam- Sekretaris Daerah Kota Batam H Jefridin, mengajak jajaran European Investment Bank (EIB/Bank Investasi Eropa), mendukung pembangunan transportasi di Batam.

Hal ini ia sampaikan saat mewakili Wali Kota Batam H Muhammad Rudi (HMR), menerima kunjungan jajaran EIB, dipimpin Principal Transport Advisor Projects Directorate EIB Meryn Martens, terkait studi kelayakan perihal rencana pembangunan Bus Rapid Transit (BRT) berkarbon rendah di Batam, Kamis (3/11/2022) siang.

“Saya yakinkan kepada tim EIB, bahwa ada daya dukung dan alasan yang menguatkan mengapa BRT layak direalisasikan di Batam,” ungkapnya kepada KataBatam, usai pertemuan.

Satu di antara kelayakan tersebut, yakni infrastruktur jalan yang terus dibangun dan dikembangkan

BACA JUGA:  HMR Terus Gugah Kesadaran Warga: Jangan Lengah, Covid-19 Belum Berakhir Bapak, Ibu...

“Kita lihat sendiri sekarang pengembangan jalan kota Batam yang dilakukan Pak Wali (HMR). Di mana setiap jalurnya terdiri dari lima lajur. Di antara tujuannya guna mendukung rencana pengembangan transportasi di Batam,” jelasnya.

Alasan lain, penduduk Batam yang berjumlah sekitar 1,3 juta orang, hampir 40 persen orang muda yang bekerja di sektor industri. Kelompok ini tentu berharap dan akan terbantu dengan transportasi massal seperti BRT.

“Sebelum EIB, kami juga menerima Deutch Gesellschaft fur Internationale Zusammenarbeit (GIZ) yang juga berencana membangun infrastruktur jalan khusus bus dalam program Indonesian Rapid Transit Corridor Development Project (Indobus), di Kota Batam,” jelas Jefridin.

Sementara itu, Prinsipal Transport Advisor Projects Directorate EIB Meryn Martens, mengungkapkan kedatangan pihaknya untuk mengevaluasi dari dekat daerah yang menjadi tujuan rencana pengembangan BRT.

BACA JUGA:  Motivasi MPLS, Jefridin Curhat-curhatan dengan Murid-murid di SD Ulil Albab Batam

“Sebelum kami mendapatkan petunjuk Bapennas dan Kemenhub. Biasa kami datang mengevaluasi kota-kota yang mana memang layak mendapatkan pengadaan sesuai standar yang kami tetapkan,” jelasnya. (ski)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *