… 𝑝𝑖𝑙𝑎𝑟-𝑝𝑖𝑙𝑎𝑟 𝑝𝑎𝑑𝑎 𝑙𝑎𝑦𝑎𝑟 𝑡𝑒𝑟𝑘𝑒𝑚𝑏𝑎𝑛𝑔 𝑚𝑎𝑚𝑝𝑢 𝑏𝑒𝑟𝑔𝑒𝑟𝑎𝑘 𝑚𝑒𝑛𝑔𝑖𝑘𝑢𝑡𝑖 𝑎𝑟𝑎ℎ 𝑎𝑛𝑔𝑖𝑛, 𝑠𝑒𝑟𝑡𝑎 𝑚𝑎𝑚𝑝𝑢 𝑚𝑒𝑛𝑔ℎ𝑎𝑠𝑖𝑙𝑘𝑎𝑛 𝑒𝑛𝑒𝑟𝑔𝑖 𝑙𝑖𝑠𝑡𝑟𝑖𝑘 𝑑𝑎𝑟𝑖 ℎ𝑒𝑚𝑏𝑢𝑠𝑎𝑛 𝑎𝑛𝑔𝑖𝑛.
BADAN Pengusahaan Batam merilis video tiga dimensi Taman Bundaran Bandar Udara Hang Nadim Batam. Konsep yang dipilih bertajuk “Layar Terkembang”. Apa saja istimewanya?
Ide pembangunan ini berasal dari Kepala BP Batam H Muhammad Rudi (HMR) yang ingin menjadikan Bundaran Bandara menjadi landmark Kota Batam, dengan prasarana dan sarana fisik baik dari segi kualitas dan kuantitas yang ramah lingkungan, bersih, indah, aman dan nyaman serta mendukung program pemerintah di bidang pariwisata.
Ada beberapa keunggulan yang membuat konsep “Layar Terkembang”, menjadi pemenang dalam sayembara yang mulai digelar 24 Mei 2021, dan batas akhir pengumpulan karya pada 3 Juni 2021, tersebut. Di antaranya:
Sebagai simbol jati diri bangsa, Layar Terkembang berdiri sebagai Gerbang Nusantara, dengan memikul nilai sejarah yang menjadi akar cita-cita Kota Batam, yang dinamis, mandiri, dan inovatif.
Siluet layar menjadi representative budaya melaut masyarakat Kota Batam, yang menjunjung nilai kebersamaan, pantang mundur, membangun kota Batam yang bermartabat.
Berangkat dari layar perahu yang mengembang mengikuti arah angin, pilar-pilar pada layar terkembang mampu bergerak mengikuti arah angin.
Tak hanya itu, sebagai landmark ramah lingkungan pilar-pilar mampu menghasilkan energi listrik dari hembusan angin.
Sesuai betul dengan motto: “Sekali layar terkembang pantang surut ke belakang.” ***






