SEJAK LIMA TAHUN TERAKHIR, Batam sedang gencar-gencarnya melakukan pembangunan infrastruktur. Untuk membangun sektor ini, tentu saja membutuhkan perusahaan konstruksi.
Dalam pembangunan nasional, sektor konstruksi mempunyai peranan penting dan strategis mengingat sektor konstruksi memberikan konstribusi terhadap Produk Domestik Bruto triwulan 1 pada tahun 2020 sebesar 0,29%.
Dengan memperhatikan kondisi pandemik Covid-19, angka ini menempati posisi keempat sumber terbesar PDRB Indonesia.
Dan dalam survei Badan Pusat Statistik (BPS) Kepri, Batam memiliki perusahaan konstruksi terbanyak di Kepri di tahun 2020, yakni 861 perusahaan.
Disusul oleh Tanjungpinang yang memiliki 572 perusahaan konstruksi dan Karimun yang memiliki 337 perusahaan konstruksi.
Dari 861 perusahaan konstruksi itu, 522 adalah perusahaan berskala kecil, 329 perusahaan skala menengan, dan 13 perusahaan berskala besar.
Jika dibandingkan dengan tujuh kabupaten/kota di Kepri, perusahaan konstruksi di Batam banyaknya 37,06 persen. ***






