Tak hanya Didengar, HMR Langsung Follow-up Usulan Warga Galang Baru & Pulau Abang

GALANG- Wali Kota Batam H Muhammad Rudi (HMR) menghadiri Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Kelurahan Galang Baru, dan Kelurahan Pulau Abang, Kecamatan Galang, Senin (31/1/2022).

Seperti biasa, kehadiran Wali Kota dan rombongan disambut hangat warga setempat. Maka tak heran, Musrenbang selain jadi forum diskusi pembangunan juga menjadi wadah silaturahmi. Masyarakat juga berkesempatan langsung berdialog dengan wali kota yang juga Kepala Badan Pengusahaan Batam ini.

Seperti yang disampaikan oleh warga perwakilan Pulau Nguan, Sofyan. Ia menyampaikan terimakasih karena melalui program PM PIK, pembangunan terlaksana sampai ke pelosok.

Ketua RW 04 itu berharap pembangunan tersebut terus digerakkan, sehingga dapat memenuhi kebutuhan lainnya. Sebut saja, persoalan listrik dan air hingga infrastruktur pelabuhan.

BACA JUGA:  Lantik Ikamaba, Jefridin Disambut Dahsyat & Didaulat Lakukan Pukulan Pertama Tarian Caci

Gayung bersambut, Wali Kota HMR menampung langsung aspirasi tersebut dan memerintahkan OPD-OPD terkait untuk segera menindaklanjuti masukan warga.

Untuk persoalan air, Dinas Cipta Karya Batam sejatinya telah bersurat ke Pemerintah Pusat dan usulan tahun ini untuk pembangunan 2023 telah masuk.

Terkait pelantar beton, HMR langsung memerintahkan Dishub Batam untuk segera menindaklanjuti keluhan tersebut.

“Kalau ada kendala segera lapor saya,” ucapnya.

Terkait listrik, Pemko Batam akan membantu untuk segera didudukan dan dikomunikasikan dengan Pemerintah Provinsi. Seperti diketahui, merujuk pada UU Nomor 23 tahun 2014, urusan kelistrikan adalah wewenang Pemerintah Provinsi.

Pada musyawarah ini, HMR menyampaikan rencana pembangunan yang akan dilakukan Pemerintah Kota (Pemko) Batam maupun Badan Pengusahaan (BP) Batam.

BACA JUGA:  Gebrakan Terbaru Marlin, Libatkan Ibu-ibu PKK, Door to Door dalam Penanganan Covid-19

Ia mengajak seluruh elemen masyarakat dapat mendukung rencana pembangunan yang akan dilakukan.

Karena, kata HMR, pembangunan tidak lain untuk menggerakkan ekonomi Batam. Tidak hanya di pusat kota, namun juga hingga ke pulau-pulau penyangga (hinterland). (MC/ski)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *