KETUA DEWAN Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Batam Hj Marlin Agustina, terus mengembangkan kreativitas para pelaku industri kecil dan menengah (IKM) daerah ini.
Terutama IKM kerajinan, yang di dalamnya juga terdapat IKM Batik Batam. Kreativitas itu akan menjadikan batik Batam bisa digunakan oleh kalangan mana saja dan kapan saja.
“Saya selalu mendorong mereka untuk mencoba hal-hal baru, mengembangkan ketrampilan dan berbagi ide-ide cemerlang,” kata Marlin pada Malam Puncak Batam Batik Fashion Week di Hotel Marriott, Harbour Bay, Batam, Minggu (28/11/2021) malam.
Dengan semangat terus berkreasi dan menuangkan ide cemerlang itulah, kata Ketua TP PKK Kota Batam ini iven Batam Batik Fashion Week (BBFW) digelar.
Sebelum malam puncak, selama sepuluh hari sejak 20 November lalu, sudah digelar Expo BBFW 2021 di halaman parkir Harbour Bay.
Menurut Ketua GOW Kota Batam ini, tujuan semula ivent seperti ini adalah bagaimana batik bisa diterima semua kalangan. Selain itu juga dengan semangat agar batik tidak hanya dipakai pada acara formal dan kalangan tertentu saja.
“Kita ini batil menjadi busana pilihan untuk berbagai acara dan kesempatan bagi semua kalangan. Karena ini tentu akan memberi dampak ekonomi bagi Batam,” kata Marlin.
Wakil Gubernur Kepulauan Riau ini mengatakan, Dekranasda Kota Batam terus melakukan eksplorasi dan klarifikasi untuk berbagai macam motif batik Batam.
Batam pun punya banyak batik khasnya, di antaranya Awan Larat, Bunga Sakat Mayang Terurai, Bunga Sakat Dara Merajok, Siput Gonggong Kuntum Berendam, dan Siput Gonggong Bunga Semayang.
Kemudian motif Rajung bersusun, Bunga Kundur Awan Menjulang, Bunga Hutan, Perio Kere Sulor Bekait dan Kasih Bersambut.
“Dari beragam motif ini, saya coba kembangkan lagi dengan motif ikan marlin. Ikan ini banyak ditemukan di perairan Kepri. Maka jadilah batik marlin seperti yang kita liat saat ini,” kata perempuan kelahiran Karimun ini.
Menurut Wagub Marlin, Dekranasda pun terus bergerak memberdayakan ibu-ibu rumah tangga, menciptakan home industri kerajinan. Dari dorongan itu, kini tumbuk 426 IKM dengan 28 di antaranya IKM batik Batam. Marlin pun yakin IKM ini akan terus tumbuh dan berkembang.
Karena itu, Wagub Marlin yakin batik Batam akan semakin familiar di semua kalangan. Tak hanya orang tua, tetapi di kalangan anak milenial dan generasi di bawahnya lagi. Apalagi dengan keterlibatan anak-anak muda dalam disain yang samgat atraktif, kreatif sesuai trend, namun tetap membumi.
Tampak hadir pada malam puncak itu Wali Kota Batam H Muhammad Rudi, Wakil Wali Kota Batam H Amsakar Ahmad, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kota Batam beserta istri. Hadir juga wakil Kepala BP Batam, Sekda Kota Batam dan sejumlah Kepala OPD Kota Batam. ***






