Didorong Marlin, dari Racikan Tangan Ibu-ibu Batam, Tercipta Menu Variatif nan Mengglobal

Ketua TP-PKK Kota Batam Hj Marlin Agustina, memeriksa menu yang disuguhkan peserta Lomba B2SA Tingkat Kota Batam.

ENGKUPUTRI, KataBatam– Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kota Batam Marlin Agustina, tak henti mengayakan kuliner Kota Batam & Kepri khususnya.

Antara upaya yang dilakukan Marlin adalah, lewat gelaran Demo Masak dan Lomba Cipta Menu Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman (B2SA), Tingkat Kota Batam, yang diikuti seluruh kecamatan di Kota Batam.

“Kepulauan Riau punya banyak potensi pangan lokal yang bisa diolah menjadi beragam menu. Tentu menu yang lezat dan sehat. Kami akan terus mendukung menu-menu lokal ini mengglobal,” ujar Wakil Gubernur Kepulauan Riau ini, saat membuka acara tersebut pdi Panggung Utama Dataran Engku Putri, Kota Batam, Kamis (30/6/2022).

Untuk mendapatkan hasil terbaik, para juri dengan kompetensi di bidangnya dihadirkan. Mulai dari chef berbagai hotel terbaik di Batam, hingga kampus-kampus. Bahkan ada para ahli gizi.

BACA JUGA:  INSPIRASI PAGI: Memaknai Ulang Tahun

Marlin melihat sendiri bagaimana beragam bahan lokal diolah perwakilan kecamatan menjadi menu-menu yang lezat. Tentu kelezatan itu harus dipadukan dengan isi yang bergizi dan sehat.

Menurut Wagub Marlin, saat ini pemerintah gencar melakukan upaya diversifikasi konsumsi pangan. Bukan mengganti beras secara total, tetapi mengubah pola konsumsi pangan masyarakat.

Sehingga, masyarakat dapat mengonsumsi lebih banyak jenis atau ragam pangan, baik untuk jenis bersumber karbohidrat, protein, serta sumber vitamin dan mineral, yang menjadikan kualitas gizi lebih baik.

𝗝𝗮𝗱𝗶 𝗔𝗹𝘁𝗲𝗿𝗻𝗮𝘁𝗶𝗳 𝗧𝘂𝗿𝘂𝗻𝗸𝗮𝗻 𝗔𝗻𝗴𝗸𝗮 𝗦𝘁𝘂𝗻𝘁𝗶𝗻𝗴

Persoalan gizi ini pun memang menjadi fokus perhatian pemerintah. Terlebih saat ini, pihaknya mengajak semua untuk mencegah stunting dan menurunkan angka prevalensi yang ada.

BACA JUGA:  𝗛𝗮𝗿𝗶 𝗞𝗲𝘀𝗮𝗸𝘁𝗶𝗮𝗻 𝗣𝗮𝗻𝗰𝗮𝘀𝗶𝗹𝗮, Jefridin Ajak Semua Bersatu Pegang Teguh Pancasila

Karena itu, tak heran kalau belakangan ini, Wagub Marlin begitu gencar melakukan sosialisasi dan edukasi tentang stunting. Ke berbagai kelompok masyarakat.

Sebab, menurut perempuan kelahiran Kabupaten Tanjungbalai Karimun ini, stunting disebabkan oleh faktor multi dimensi. Bukan hanya disebabkan faktor gizi buruk yang dialami oleh ibu hamil maupun anak balita, tapi juga terhadap remaja putri.

Begitu pentingnya terus tercipta menu-menu bergizi, seimbang dan aman ini, Marlin kembali menegaskan bahwa Road Show dan LCM B2SA ini akan kita jadikan program tahunan TP-PKK Kota Batam, dengan bekerjasama dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian.

Harapannya, kegiatan ini dapat menjadi momentum untuk meningkatkan keterampilan masyarakat umumnya, dan ibu-ibu PKK khususnya, dalam menciptakan dan menyajikan menu yang beragam, bergizi seimbang dan aman.

BACA JUGA:  Pemko Panen Penghargaan, HMR Terus Bertekad Tekan Angka Stunting di Batam

Sebab ibu-ibu rumah tangga merupakan pilar utama pembangun gizi keluarga.

“Penganekaragaman konsumsi pangan melalui pengembangan pangan pokok lokal sangat diperlukan. Sehingga akan berdampak terhadap sektor pariwisata, khususnya di bidang kuliner,” jelas Ketua Persatuan Istri Karyawan Badan Pengusahaan Batam (Pikori BP Batam) ini.

Olahan dari bahan gonggong dan sagu mendapat perhatian khusus Wagub Marlin. Dia ingin kreasi menu dari dua bahan pangan ini terus bermunculan. Terlebih gonggong yang banyak ditemui di Kepri. (ski)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *