NONGSA, KataBatam- Wakil Gubernur Kepulauan Riau Hj Marlin Agustina, berduka. Duka itu sangat dalam.
Sahabatnya, bahkan sudah seperti ibundanya sendiri, Hj Rohana binti Syamsuddin, istri tercinta dari H Abdul Wahab Madiun, meninggal dunia.
𝘐𝘯𝘯𝘢𝘭𝘪𝘭𝘭𝘢𝘩𝘪 𝘸𝘢𝘪𝘯𝘯𝘢𝘪𝘭𝘢𝘪𝘩𝘪 𝘳𝘰𝘫𝘪’𝘶𝘯
𝘛𝘦𝘭𝘢𝘩 𝘣𝘦𝘳𝘱𝘶𝘭𝘢𝘯𝘨 𝘬𝘦 𝘳𝘢𝘩𝘮𝘢𝘵𝘶𝘭𝘭𝘢𝘩 𝘐𝘣𝘶 𝘏𝘫. 𝘙𝘰𝘩𝘢𝘯𝘢 𝘣𝘪𝘯𝘵𝘪 𝘚𝘺𝘢𝘮𝘴𝘶𝘥𝘥𝘪𝘯 𝘪𝘴𝘵𝘳𝘪 𝘵𝘦𝘳𝘤𝘪𝘯𝘵𝘢 𝘥𝘢𝘳𝘪 𝘉𝘢𝘱𝘢𝘬 𝘏 𝘈𝘣𝘥𝘶𝘭 𝘞𝘢𝘩𝘢𝘣 𝘔𝘢𝘥𝘪𝘶𝘯, 𝘱𝘢𝘥𝘢 𝘩𝘢𝘳𝘪 𝘪𝘯𝘪 𝘙𝘢𝘣𝘶, 30 𝘕𝘰𝘷𝘦𝘮𝘣𝘦𝘳 2022 𝘴𝘦𝘬𝘪𝘵𝘢𝘳 𝘱𝘶𝘬𝘶𝘭 10.13 𝘞𝘐𝘉.
𝘑𝘦𝘯𝘢𝘻𝘢𝘩 𝘴𝘢𝘢𝘵 𝘪𝘯𝘪 𝘮𝘢𝘴𝘪𝘩 𝘣𝘦𝘳𝘢𝘥𝘢 𝘥𝘪 𝘙𝘚𝘉𝘗 (𝘙𝘶𝘮𝘢𝘩 𝘚𝘢𝘬𝘪𝘵 𝘉𝘢𝘥𝘢𝘯 𝘗𝘦𝘯𝘨𝘶𝘴𝘢𝘩𝘢𝘢𝘯 𝘉𝘢𝘵𝘢𝘮), 𝘚𝘦𝘬𝘶𝘱𝘢𝘯𝘨, 𝘒𝘰𝘵𝘢 𝘉𝘢𝘵𝘢𝘮, 𝘥𝘢𝘭𝘢𝘮 𝘱𝘦𝘳𝘴𝘪𝘢𝘱𝘢𝘯 𝘶𝘯𝘵𝘶𝘬 𝘥𝘪𝘣𝘢𝘸𝘢 𝘱𝘶𝘭𝘢𝘯𝘨 𝘬𝘦 𝘳𝘶𝘮𝘢𝘩 𝘥𝘶𝘬𝘢 𝘥𝘪 𝘒𝘢𝘮𝘱𝘶𝘯𝘨 𝘔𝘦𝘭𝘢𝘺𝘶 𝘉𝘢𝘵𝘶𝘣𝘦𝘴𝘢𝘳, 𝘒𝘦𝘤𝘢𝘮𝘢𝘵𝘢𝘯 𝘕𝘰𝘯𝘨𝘴𝘢.
Demikian bunyi pesan itu, yang membuat hati Marlin terguncang. “Saat ini ibu sedang menuju rumah duka di Nongsa,” ujar ajudan Wagub Marlin, saat baru saja dikonfirmasi.
𝗞𝗶𝘀𝗮𝗵 𝗣𝗲𝗿𝘀𝗮𝗵𝗮𝗯𝗮𝘁𝗮𝗻 𝗠𝗮𝗿𝗹𝗶𝗻 𝗱𝗲𝗻𝗴𝗮𝗻 𝗪𝗮𝗵𝗮𝗯 𝗱𝗮𝗻 𝗜𝘀𝘁𝗿𝗶
s𝑎ℎ𝑎𝑏𝑎𝑡 𝑎𝑑𝑎𝑙𝑎ℎ 𝑘𝑒𝑏𝑢𝑡𝑢ℎ𝑎𝑛 𝑗𝑖𝑤𝑎, 𝑦𝑎𝑛𝑔 𝑚𝑒𝑠𝑡𝑖 𝑡𝑒𝑟𝑝𝑒𝑛𝑢ℎ𝑖. 𝐷𝑖𝑎𝑙𝑎ℎ 𝑙𝑎𝑑𝑎𝑛𝑔 ℎ𝑎𝑡𝑖, 𝑦𝑎𝑛𝑔 𝑘𝑎𝑢 𝑡𝑎𝑏𝑢𝑟𝑖 𝑑𝑒𝑛𝑔𝑎𝑛 𝑘𝑎𝑠𝑖ℎ 𝑑𝑎𝑛 𝑘𝑎𝑢 𝑝𝑎𝑛𝑒𝑛 𝑑𝑒𝑛𝑔𝑎𝑛 𝑝𝑒𝑛𝑢ℎ 𝑟𝑎𝑠𝑎 𝑡𝑒𝑟𝑖𝑚𝑎 𝑘𝑎𝑠𝑖ℎ.
PETIKAN puisi dari Kahlil Gibran ini serasa mewakili gambaran persahabatan antara Hj Marlin Agustina dan H Abdul Wahab Madiun.
“Kami memang sudah lama bersahabat, sejak pertama kali Bapak (suami Marlin, H Muhammad Rudi) di Batam dan saat itu masih dinas sebagai polisi,” kenangnya.
Sekadar diketahui, H Abdul Wahab Madiun adalah tokoh kemanusiaan yang juga Ketua Yayasan Panti Asuhan Miftahul Hasanah yang berada di Kampung Melayu, Batubesar, Kecamatan Nongsa.
Panti asuhan ini masuk yang pertama di Batam. Sehingga wajar jika saat ini banyak anak-anak asuhnya yang sudah berkeluarga dan berhasil di segala bidang.
“Itulah mengapa, setiap kali ke Nongsa saya selalu datang ke sini untuk melepas rindu,” jelas Marlin saat berkunjung ke kediaman Wahab, sembari menjenguk sang istri yang terbaring sakit, Rabu (11/11/2020) siang.
Melihat Marlin datang, saking bahagianya, Ny Wahab tampak akan berganjak dari pembaringan. Namun segera dicegah Marlin.
“Sudah tetap tidur saja,” ujarnya. Pertemuan tersebut juga digelar dengan protokol kesehatan dengan memakai masker.
Kemudian silaturahmi ini dilewatkan dengan saling berbagi kisah dan juga doa. “Semoga Bu Wali sehat selalu. Anak-anak (panti asuhan) dah banyak yang sudah kawin,” jelas Ny Wahab membuka kalimat. Dia memang bisa memanggil Marlin dengan sebutan “Bu Wali.
Marlin pun senang didoakan . Dia pun juga balik mendoakan semoga Ny Wahab segera sehat wal afiat.
Dengan saling mendoakan, menurut Marlin, akan mendapatkan doa serupa dari malaikat. Sedangkan doa malaikat karena mereka tidak pernah melakukan dosa pasti akan dikabulkan oleh Allah.
“Saya memang sudah sering ke sini, menjenguk ibu (Ny Wahab). Dia sudah bagai ibu saya sendiri,” terangnya.
Kini Ny Wahab sudah tiada. Meninggalkan kenangan indah sebagai orang baik, yang mendedikasikan hidupnya untuk kemanusiaan, khususnya anak-anak yatim piatu. Semoga Allah cucuri ruhnya dengan rahmat. Alfatihah.(ski)






