WALI KOTA dan Wakil Wali Kota Batam, H Muhammad Rudi (HMR) dan H Amsakar Achmad, meminta kader Posyandu membantu menangani Covid-19 dan stunting.
“Permasalahan Covid-19 ini sudah satahun satu bulan kita hadapi, semoga akhir tahun ini sudah selesai,” kata HMR saat menemui kader Posyandu Kota Batam di Planet Holiday Hotel, Kamis (8/4/2021).
Ia meminta kader Posyandu terus menerapkan protokol kesehatan dan terus mengedukasi masyarakat mulai dari keluarga untuk memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan.
Ia menilai, peran Posyandu sangat penting karena menjadi garda terdepan menangani persoalan kesehatan sejak dini.
“Kita pasti ingin Covid-19 selesai, ikuti protokol kesehatan. Kader Posyandu harus kompak dan ikut mengedukasi masyarakat Batam,” katanya.
HMR menegaskan, jika semua kompak, maka akan sangat mudah menangani Covid-19. Ia berharap, dengan selesainya permasalahan Covid-19 ini, maka ekonomi Batam akan kembali pulih.
“Covid-19 selesai, ekonomi bangkit dan akan lebih mudah kita menangani persoalan stunting,” katanya.
Ia tak menampik, permasalahan stunting tak kalah penting dengan penanganan Covid-19. Saat ini, stunting merupakan salah satu masalah kesehatan yang harus ditangani, karena angka stunting di Indonesia saat ini 30,8 persen, bahkan peringkat kelima dengan angka stunting tertinggi di dunia.
“Covid-19 dan stunting hilang, Batam jadi gemilang,” ujarnya.
๐๐ฒ๐๐ผ๐ธ ๐๐ป๐๐ฒ๐ป๐๐ถ๐ณ ๐๐ฎ๐ฑ๐ฒ๐ฟ ๐ฃ๐ผ๐๐๐ฎ๐ป๐ฑ๐ ๐๐ฎ๐ถ๐ฟ
Sementara itu, Wakil Wali Kota Batam H Amskar Achmad, mengabarkan kepada semua kader Posyandu, bahwa insentif bagi kader posyandu segera dicairkan.
“Info dari Pak Wali, besok insentif cair,” ujar Amsakar yang disambut meriah para kader.
Hadir juga Ketua TP-PKK Kota Batam, Marlin Agustina dan Wakil Ketua I TP PKK Kota Batam, Erlita Sari Amsakar.
Dalam kesempatan itu, Marlin yang juga sebagai Wakil Gubernur Kepri tersebut, meminta masyarakat Batam, khususnya kader Posyandu, ikut mendukung pemerintah menangani stunting. ***
_________
Sumber: ๐๐๐๐ข๐ ๐๐๐ง๐ญ๐๐ซ ๐๐๐ญ๐๐ฆ






