BATUAJI, KataBatam – Baru saja tiba dari Jakarta, Sekretaris Daerah Kota Batam H Jefridin, langsung menuju Perumahan GMP, Tahap II, Blok E 1, Nomor 15, Tanjungsengkuang, Batuampar, Senin (31/7/2023) siang. Ada apakah?
“Saya baru dapat kabar, ada warga menderita autoimun bernama Elvira Adelina, membutuhkan uluran tangan. Kondisinya kritis, bahkan sampai mengalami kebutaaan,” terangnya dengan mimik muka serius.
Sekadar diketahui, penyakit autoimun adalah kondisi ketika sistem kekebalan tubuh seseorang menyerang tubuhnya sendiri.
Sesampainya di kediaman Elvira, Jefridin sudah disambut keluarga, dan langsung dibimbing menuju kamar tempat Elvira dirawat.
Mendengar Jefridin datang, Elvira langsung menangis. Melihat ini, Jefridin pun terenyuh. Naluri kebapakannya muncul. Langsung saja dia meminta Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Batam Muhith, yang juga ada di lokasi, untuk mengeluarkan bantuan.
Dari keterangan keluarga diketahui, bahwa Elvira pertama kali divonis menderita autoimun sejak tiga tahun lalu, atau rentang tahun 2019.
Pernah juga berobat ke Rumah Sakit Awal Bross, dan diminta untuk berobat ke sebuah rumah sakit di Jakarta. Karena hanya di sana yang bisa menangani penyakit autoimun.
Selama masa tersebut Elvira masih rajin melakukan rawat jalan mandiri, berupa kontrol dan berobat, baik ke alternatif juga ke puskesmas Tanjungsengkuang.
Hingga akhirnya sekitar Februari 2023, Elvira tiba-tiba lemah. Salah satu sendi di tubuhnya tak bisa digerakkan lagi. Hingga kini ia terbaring di rumahnya.
Sebenarnya Elvira sudah menikah dan tinggal bersama suaminya di daerah Lubukbaja. Namun, bahtera rumah tangganya tak bertahan lama. Ia pun diceraikan suaminya.
Kisah pilu ini didengar Jefridin. Hingga akhirnya, pada siang tadi, ia langsung datang menjenguk ke rumah Elvira.
Tak hanya itu, Jefridin pun langsung menelepon petinggi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Embung Fatimah, Batuaji, agar Elvira dirawat di sana
“Kalau di rumah sakit kontrol dan pengobatannya lebih terjaga, dari pada dirawat di rumah,” jelas Jefridin
Tak lupa ia mendoakan agar Elvira selalu tabah. Karena prinsipnya penyakit dapat menggugurkan dosa. “Tetap semangat. Yakinlah pertolongan Allah SWT akan selalu ada,” pungkasnya.
Mendengar semangat dan doa tulus Jefridin, Elvira pun menjawab lirih, “Terima kasih, pak…” ujarnya masih berurai air mata. (ski)
Baca Juga: Jenguk Ustaz Arsyad yang Terbaring Sakit, Begini Adab Jefridin Memuliakan Ulama






